Wisata Sejarah di Tokyo Imperial Palace: Istana Kekaisaran Jepang yang Ikonik

Image Banner

Jika kamu tertarik dengan liburan yang berbeda dan sarat nilai sejarah, Tokyo Imperial Palace atau Istana Kekaisaran Jepang adalah destinasi yang wajib dikunjungi.

Sebagai kediaman resmi Keluarga Kekaisaran Jepang, kawasan istana ini tidak hanya menyimpan jejak panjang sejarah bangsa Jepang, tetapi juga menawarkan suasana tenang melalui taman yang asri, bangunan bersejarah, serta parit megah yang menjadi ciri khasnya.

Sejarah Singkat Tokyo Imperial Palace

Tokyo Imperial Castle pastinya memiliki jejak sejarah yang cukup panjang dan penting bagi masyarakat Jepang.

Bangunan ini berdiri di lokasi bekas Edo Castle, sebuah kastil besar yang dibangun pada tahun 1457. Kastil ini kemudian menjadi pusat kekuasaan Keshogunan Tokugawa, yang memerintah Jepang selama lebih dari 250 tahun pada periode Edo.

Pada masa itu, Edo (nama lama Tokyo) berfungsi sebagai pusat politik Jepang, sementara Kaisar tinggal di Kyoto.

Pada tahun 1868, setelah terjadinya Restorasi Meiji, sistem pemerintahan shogun berakhir dan kekuasaan kembali ke tangan Kaisar.

Kaisar Meiji lalu memindahkan kediamannya dari Kyoto ke Edo, yang kemudian berganti nama menjadi Tokyo. Sejak saat itu, kawasan bekas Edo Castle resmi menjadi Tokyo Imperial Palaceβ€”kediaman utama Keluarga Kekaisaran Jepang hingga saat ini.

Atraksi Ikonik di Sekitar Tokyo Imperial Palace

Tokyo Imperial Palace terdiri dari outer grounds dan inner grounds. Area outer grounds dibuka untuk umum dan dapat dikunjungi wisatawan, sementara inner grounds biasanya tertutup karena merupakan kediaman resmi Keluarga Kekaisaran Jepang.

Selain sebagai pusat sejarah dan simbol kekaisaran Jepang, kawasan sekitar Tokyo Imperial Palace juga menawarkan berbagai atraksi ikonik, terutama taman-taman luas yang mengelilingi istana.

Kokyo Gaien National Garden

Kokyo Gaien National Garden (atau Imperial Palace Outer Garden) adalah taman dan ruang terbuka yang luas terletak tepat di selatan Tokyo Imperial Palace di kawasan Chiyoda, Tokyo.

Area ini merupakan salah satu ruang hijau terbesar di pusat kota Tokyo dan telah dibuka untuk umum sebagai taman nasional sejak tahun 1949. Sebelumnya, kawasan ini merupakan bagian dari kompleks bersejarah Edo Castle.

Taman ini memiliki hamparan rumput yang luas, deretan pohon pinus hitam khas Jepang, serta berbagai peninggalan sejarah seperti gerbang, parit, dan jembatan yang masih mempertahankan suasana era Edo.

Di kawasan ini terdapat patung samurai Kusunoki Masashige serta Wadakura Fountain Park, sebuah taman air yang dibangun pada abad ke-20 untuk memperingati pernikahan kaisar.

The Imperial Palace East Gardens

Imperial Palace East Gardens (Kōkyo Higashi Gyoen) adalah taman bersejarah yang berada di dalam kompleks Tokyo Imperial Palace dan terbuka untuk umum.

Area taman ini merupakan bekas lingkungan dalam pertahanan Edo Castle, termasuk bagian honmaru (lingkaran utama) dan ninomaru (lingkaran sekunder), yang dulu menjadi pusat kekuasaan Keshogunan Tokugawa.

Di atas bukit taman ini terdapat hamparan rumput luas dan bekas pondasi menara kastil utama. Sedangkan di area ninomaru ada taman bergaya khas Jepang yang indah untuk dijelajahi.

Kitanomaru Park

Sama seperti dua taman sebelumnya, Kitanomaru Park juga dulunya merupakan bagian dari kompleks Edo Castle. Tempat ini populer untuk berjalan santai, piknik, atau melihat bunga sakura di musim semi dan daun musim gugur yang berwarna-warni.

Di dalam taman ini juga terdapat beberapa tempat menarik seperti Nippon Budokan, arena terkenal untuk acara olahraga dan konser, serta museum budaya dan ilmu pengetahuan seperti The National Museum of Modern Art dan Science Museum.

Taman ini pertama kali dibuka untuk umum pada tahun 1969 untuk memperingati ulang tahun Kaisar Showa, dan sejak itu menjadi salah satu ruang hijau favorit di tengah keramaian Tokyo.

Mengunjungi Bagian Dalam (Inner Grounds) Tokyo Imperial Palace yang Buka Hanya Dua Kali Setahun

Bagian dalam Tokyo Imperial Palace (Inner Grounds) umumnya tidak terbuka untuk umum karena masih digunakan sebagai kediaman resmi Keluarga Kekaisaran Jepang.

Oleh karena itu, wisatawan biasanya hanya dapat menjelajahi kawasan luar istana (outer areas), termasuk beberapa taman yang berada di sekitarnya.

Namun, terdapat kesempatan langka bagi publik untuk memasuki inner grounds sebanyak dua kali dalam setahun, yaitu pada Tahun Baru (2 Januari) dan Ulang Tahun Kaisar (23 Februari).

Pada momen khusus itu, pengunjung dapat masuk ke area terbatas istana dan menyaksikan langsung Keluarga Kekaisaran menyapa dari balkon, menjadikannya pengalaman yang unik dan bernilai sejarah saat berkunjung ke Tokyo.

Tokyo Imperial Palace bukan hanya simbol kekaisaran Jepang, tetapi juga saksi perjalanan panjang sejarah bangsa ini dari era Edo hingga Jepang modern.

Mengunjungi Tokyo Imperial Palace adalah cara ideal untuk memahami sisi tradisional Jepang sambil menikmati suasana ikonik ibu kota.