Shibuya Jepang Berlakukan Aturan Sampah Baru, Apa yang Berubah?
Shibuya, salah satu distrik paling ramai di Tokyo, Jepang, kembali menerapkan aturan baru terkait pengelolaan sampah untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan area publik.
Kebijakan ini dibuat sebagai respons terhadap meningkatnya jumlah wisatawan dan aktivitas di kawasan tersebut.
Lalu, apa saja yang berubah dan perlu diperhatikan oleh pengunjung?
Shibuya Jepang Berlakukan Aturan Sampah BaruΒ

Distrik Shibuya di Tokyo menerapkan aturan baru untuk menjaga kebersihan di kawasan yang menjadi pusat wisata dan hiburan.
Mulai 1 Juni 2026, pemerintah Shibuya memperketat larangan membuang sampah sembarangan (littering) dengan pemberlakuan denda langsung di tempat sebesar Β₯2.000.
Petugas dapat menindak pelanggar secara langsung dan meminta pembayaran saat itu juga, baik secara tunai maupun cashless seperti kartu atau QR code.
Selain itu, pelaku usaha seperti toko dan restoran juga diwajibkan mendukung pengelolaan sampah yang lebih tertib.
Kebijakan ini merupakan bagian dari revisi Clean Shibuya Ordinance yang kini lebih menekankan penegakan aturan untuk mengurangi sampah di area publik.
Dampak Aturan Baru bagi Wisatawan di Shibuya JepangΒ

Dengan aturan baru ini, wisatawan di Shibuya perlu lebih berhati-hati dalam mengelola sampah pribadi.
Membuang sampah sembarangan di area publik dapat dikenakan denda langsung sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan kota.
Karena jumlah tempat sampah umum di Jepang terbatas, wisatawan disarankan membawa kembali sampah mereka hingga menemukan tempat pembuangan yang sesuai, seperti di toko atau akomodasi.
Secara keseluruhan, kebijakan ini bertujuan menciptakan lingkungan Shibuya yang lebih bersih, tertib, dan nyaman bagi semua pengunjung.