Pilgrimage Tour Jepang: Mengenal 3 Jalur Ziarah Kuno dengan Program JR & JAL

Transportation

Sep 24, 2026 • 10 min read

A

Annisa Roffina

Bagi traveler yang ingin mengenal sisi Jepang yang lebih autentik, pilgrimage tour menawarkan pengalaman menyusuri jalur kuno yang kaya sejarah dan budaya. 

Mulai dari pegunungan hingga desa tradisional, tiga jalur ziarah Jepang ini menghadirkan perjalanan yang penuh makna.

Apa Itu Pilgrimage Tour Jepang?

Pilgrimage tour di Jepang adalah perjalanan yang mengajak wisatawan mengenal jalur ziarah, pegunungan suci, kuil, dan tradisi spiritual yang telah diwariskan selama ratusan hingga lebih dari 1.000 tahun. 

Pengalaman ini tidak hanya berfokus pada tempat ibadah, tetapi juga menggabungkan sejarah, budaya, alam, dan kehidupan masyarakat lokal.

Kini, pengalaman tersebut semakin mudah dieksplorasi melalui inisiatif pariwisata lintas wilayah yang menghubungkan beberapa jalur ziarah utama Jepang. 

Salah satunya adalah program kolaborasi JR East, JR Central, JR West, JR Shikoku, dengan Japan Airlines (JAL).

Program JR & JAL yang Menghubungkan Jalur Ziarah Jepang

Pada Agustus 2026, empat perusahaan kereta JR dan maskapai JAL meluncurkan inisiatif pariwisata lintas wilayah yang memperkenalkan tiga kawasan ziarah dan spiritual utama Jepang: Dewa Sanzan, Kumano Kodo, dan Shikoku Henro

Program ini ditujukan terutama bagi wisatawan internasional dan menggabungkan perjalanan dengan kereta serta penerbangan untuk menghubungkan berbagai wilayah Jepang.

Konsepnya bukan sekadar memindahkan wisatawan dari satu destinasi ke destinasi lain.

Program ini juga menawarkan pengalaman yang lebih mendalam, seperti mengenal sejarah dan tradisi lokal, menikmati alam, hingga mengikuti pengalaman khusus di sejumlah situs spiritual.

Untuk Kumano Kodo, misalnya, program yang direncanakan pada musim gugur 2026 mencakup pengalaman khusus di Seiganto-ji dan Fudarakusan-ji, serta layanan pengiriman bagasi untuk membantu wisatawan menjelajahi area ziarah dengan lebih praktis.

3 Pilgrimage Route Jepang yang Wajib Diketahui

Jepang memiliki berbagai jalur ziarah dengan karakter dan sejarah yang berbeda. 

Tiga di antaranya yang kini terhubung dalam program JR & JAL adalah Dewa Sanzan, Kumano Kodo, dan Shikoku Henro.

Dewa Sanzan di Yamagata: Jalur Spiritual di Tengah Pegunungan Jepang

Dewa Sanzan adalah tiga gunung suci di Prefektur Yamagata, yaitu Gunung Haguro, Gunung Gassan, dan Gunung Yudono

Ketiganya memiliki makna spiritual yang berkaitan dengan konsep kelahiran, kematian, dan kelahiran kembali. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu pusat praktik pemujaan gunung tertua di Jepang.

Salah satu bagian yang paling dikenal adalah Gunung Haguro dengan 2.446 anak tangga batu yang melewati hutan cedar sebelum mencapai area kuil di puncak. 

Di kawasan tersebut juga terdapat pagoda lima tingkat Haguro yang berstatus National Treasure of Japan.

Namun, akses ketiga gunung tidak selalu sama sepanjang tahun. Contohnya:  

  • Gunung Gassan umumnya tutup dari awal musim gugur hingga awal musim panas karena salju.
  • Gunung Yudono tutup dari musim gugur hingga musim semi. 

Karena itu, waktu kunjungan perlu disesuaikan dengan rute yang ingin dijelajahi.

Kumano Kodo: Jalur Ziarah Jepang Berstatus UNESCO

Kumano Kodo merupakan jaringan jalur ziarah kuno yang melintasi Pegunungan Kii di Semenanjung Kii. 

Jalur ini telah digunakan selama lebih dari 1.000 tahun dan menghubungkan berbagai situs spiritual, termasuk Kumano Sanzan yang mencakup Kumano Hongu Taisha, Kumano Hayatama Taisha, dan Kumano Nachi Taisha.

Kumano Kodo menjadi bagian dari situs Sacred Sites and Pilgrimage Routes in the Kii Mountain Range yang ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO pada 2004. 

Kawasan ini mencerminkan perpaduan tradisi Shinto yang berakar pada pemujaan alam dengan ajaran Buddha.

Jalur Kumano Kodo terdiri dari beberapa rute dengan karakter berbeda. 

Wisatawan dapat memilih pengalaman sesuai kemampuan dan waktu yang tersedia, mulai dari perjalanan hiking hingga mengunjungi situs-situs utama dengan transportasi umum.

Shikoku Henro: Perjalanan Mengunjungi 88 Kuil di Pulau Shikoku

Berbeda dari dua rute sebelumnya, Shikoku Henro merupakan perjalanan mengelilingi Pulau Shikoku untuk mengunjungi 88 kuil yang berkaitan dengan Kukai atau Kobo Daishi, tokoh penting dalam sejarah Buddhisme Jepang.

Rute ini membentang di empat prefektur: Tokushima, Kochi, Ehime, dan Kagawa.

Keseluruhan rute memiliki panjang sekitar 1.200–1.400 km, sehingga perjalanan lengkap dengan berjalan kaki dapat memerlukan waktu sekitar 45 hari. 

Namun, wisatawan tidak harus menyelesaikan seluruh rute sekaligus. Beberapa bagian dapat dijelajahi dalam perjalanan singkat dengan kombinasi berjalan kaki dan transportasi umum.

Selain aspek spiritual, perjalanan ini menawarkan kesempatan untuk melihat sisi Shikoku yang lebih tenang, mulai dari pedesaan, pegunungan, hingga kawasan pesisir. 

Bagi wisatawan yang ingin mencoba versi singkat, beberapa bagian rute juga dapat dijelajahi hanya dalam satu atau dua hari.

Kesimpulan

Dengan hadirnya inisiatif bersama JR East, JR Central, JR West, JR Shikoku, dan JAL, perjalanan ke Dewa Sanzan, Kumano Kodo, dan Shikoku Henro menjadi bagian dari pengalaman wisata yang lebih terhubung. 

Kombinasi kereta, penerbangan, dan transportasi lokal dirancang untuk membantu wisatawan internasional menjelajahi kawasan regional Jepang sambil mengenal alam, budaya, sejarah, dan tradisi spiritual setempat.

Bagi kamu yang ingin menikmati Jepang dengan cara yang berbeda dari wisata populer pada umumnya, ketiga pilgrimage route Jepang ini bisa menjadi pilihan untuk mengenal sisi Jepang yang lebih tenang dan kaya akan pengalaman budaya.