Peringatan Musim Dingin di Jepang: Dari Salju Tebal hingga Badai Salju

Image Banner

Musim dingin di Jepang dikenal dengan pemandangannya yang indah, namun di balik keindahan tersebut terdapat potensi cuaca ekstrim yang perlu diwaspadai.

Sejak akhir Januari 2026 lalu, Jepang dilanda cuaca musim dingin yang ekstrim, dengan salju tebal dan badai salju yang memecahkan rekor di beberapa wilayah.

Akumulasi salju telah menimbun rumah dan jalan raya hingga lebih dari 2 meter di beberapa prefektur utara, serta menyebabkan korban jiwa dan cedera serta gangguan transportasi besar-besaran di banyak daerah.

Wilayah Jepang yang Terdampak Cuaca Ekstrim Musim Dingin

Seperti yang sudah disebutkan sekilas di atas, musim dingin ekstrim yang melanda Jepang menyebabkan penumpukan salju sangat tebal di wilayah utara dan pesisir Laut Jepang. Beberapa wilayah yang benar-benar terdampak, antara lain:

Aomori

Prefektur Aomori di bagian Utara Jepang menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak, dengan tumpukan salju mencapai lebih dari 1,8 meter di beberapa titikβ€”angka tertinggi dalam beberapa dekade di kota tersebut.

Kondisi salju ekstrim ini bahkan memaksa otoritas setempat untuk meminta bantuan Pasukan Bela Diri Jepang (Japan Self-Defense Force/JSDF atau Jieitai) guna membantu operasi pembersihan dan tanggap darurat.

Hokkaido

Salju lebat juga disebutkan terus mengguyur Hokkaido, khususnya di wilayah seperti Sapporo, dengan kedalaman salju yang melebihi rata-rata tahunan.

Kondisi ini mengganggu transportasi lokal, termasuk penangguhan layanan kereta dan penutupan bandara sementara.Β 

Sepanjang Laut Jepang (Niigata, Yamagata, Akita)

Prefektur di sepanjang pesisir Laut Jepang seperti Niigata, Yamagata, dan Akita juga mengalami penumpukan salju yang jauh di atas normal, menyebabkan gangguan lalu lintas, pemadaman listrik, serta peningkatan risiko kecelakaan saat pembersihan salju.Β 

Jatuhnya Korban hingga Terganggunya Transportasi

Cuaca musim dingin ekstrem di Jepang telah menimbulkan dampak serius terhadap keselamatan masyarakat dan sistem transportasi.

Salju tebal menyebabkan berbagai kecelakaan, mulai dari warga yang terjatuh saat membersihkan salju hingga tertimpa runtuhan salju dari atap rumah. Hingga saat ini, dilaporkan ada puluhan orang meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami luka-luka, terutama di wilayah utara seperti Niigata, Akita, dan Hokkaido.

Tidak hanya menimbulkan korban, kondisi cuaca ini juga mengganggu transportasi secara luas. Puluhan penerbangan di Bandara New Chitose, Hokkaido, dibatalkan, sehingga ribuan penumpang terpaksa bermalam di bandara.

Selain itu, layanan kereta api di wilayah dengan salju lebat mengalami keterlambatan hingga pembatalan, menyebabkan banyak rute tidak dapat beroperasi seperti biasa.

Tips Aman Berwisata Saat Musim Dingin di Jepang

Khususnya bagi wisatawan asal negara tropis, musim dingin ekstrim di Jepang pastinya akan menjadi tantangan tersendiri.

Tanpa persiapan yang tepat, perjalanan wisata bisa menjadi berisiko. Oleh karena itu, memahami cara berwisata dengan aman selama musim dingin di Jepang sangat penting agar liburan tetap berjalan lancar dan menyenangkan.

  • Pantau informasi cuaca secara rutin
    Selalu periksa prakiraan cuaca dan peringatan salju dari otoritas setempat sebelum dan selama perjalanan.

  • Gunakan pakaian musim dingin yang sesuai
    Kenakan jaket tebal, sepatu anti-licin, sarung tangan, serta pelindung kepala untuk menjaga tubuh tetap hangat dan mengurangi risiko terpeleset.

  • Siapkan itinerary perjalanan yang fleksibel
    Cuaca buruk dapat menyebabkan keterlambatan kereta atau pembatalan penerbangan, jadi hindari jadwal perjalanan yang terlalu padat.

  • Waspada saat berjalan di area bersalju
    Jalan dan trotoar bisa licin. Berjalanlah perlahan dan jauhi area yang berpotensi terkena jatuhan salju dari atap bangunan.

  • Perhatikan kondisi transportasi umum
    Selalu cek status kereta, bus, dan penerbangan sebelum berangkat, terutama di wilayah rawan salju lebat.

  • Ikuti arahan dan himbauan lokal
    Patuhi peringatan evakuasi atau larangan bepergian yang dikeluarkan pemerintah setempat demi keselamatan.

Musim dingin di Jepang memang menyuguhkan pemandangan yang indah, tetapi cuaca ekstrem seperti salju tebal dan badai salju juga dapat membahayakan keselamatan. Karena itu, wisatawan sebaiknya selalu memantau informasi cuaca terbaru dan menyesuaikan rencana perjalanan jika diperlukan.Β 

Bila memungkinkan, hindari wilayah yang sedang mengalami salju ekstrem seperti Aomori, Akita, dan Niigata, dan pertimbangkan untuk berwisata ke kota-kota besar di wilayah tengah Pulau Honshu yang umumnya memiliki kondisi cuaca dan akses transportasi yang lebih stabil.