Panduan Liburan Musim Gugur di Jepang: Apa yang Sebaiknya Dihindari?

Transportation

28 Mar 2026 • 10 min read

A

Annisa Roffina

Musim gugur di Jepang memang menjadi salah satu periode favorit untuk berlibur. Namun, mengejar momiji tanpa perencanaan yang tepat justru bisa membuat itinerary kurang maksimal.

Berikut beberapa hal yang sebaiknya dihindari.

Hal yang Sebaiknya Dihindari Saat Musim Gugur di Jepang

Musim gugur di Jepang memang menarik, tetapi ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan agar perjalanan tetap nyaman.

Berikut beberapa hal yang sebaiknya dihindari saat musim gugur di Jepang. 

Menganggap Peak Autumn Terjadi di Semua Wilayah pada Waktu yang Sama

Ini salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan saat merencanakan liburan musim gugur di Jepang.

Waktu autumn foliage berbeda-beda di setiap wilayah. Biasanya, perubahan warna dimulai dari Hokkaido dan daerah pegunungan sekitar September, lalu berlanjut ke wilayah selatan hingga sekitar Desember.

Jadi, jika mencari tahu “musim gugur di Jepang bulan apa?” pastikan menyesuaikannya dengan wilayah dan destinasi yang ingin dikunjungi.

Memesan Hotel dan Transportasi Terlalu Dekat

Saat peak foliage, destinasi populer di Jepang biasanya lebih ramai dan hotel bisa lebih cepat penuh. Jika tanggal perjalanan sudah pasti, sebaiknya pesan hotel lebih awal.

Pilih hotel yang lokasinya sesuai dengan rute perjalanan, lalu susun destinasi lainnya di sekitar area tersebut.

Hanya Mengandalkan Spot Momiji yang Viral

Spot terkenal memang menarik, tetapi biasanya juga lebih ramai wisatawan.

Jangan hanya mengandalkan satu atau dua tempat populer dalam itinerary. Siapkan juga alternatif seperti taman lokal, area pegunungan, atau spot autumn lain yang searah dengan rute perjalanan.

Membuat Itinerary Terlalu Padat

Mengejar banyak spot dalam sehari justru bisa membuat sebagian besar waktu habis di transportasi.

Saat musim gugur, sisakan waktu untuk berjalan kaki, mengantri, mengambil foto, dan menikmati area sekitar tanpa terburu-buru.

Salah Memilih Pakaian

Cuaca pada September, Oktober, dan November bisa cukup berbeda, dan daerah pegunungan biasanya lebih dingin dibandingkan kota besar.

Gunakan pakaian berlapis (layering) agar lebih mudah menyesuaikan pakaian dengan perubahan suhu sepanjang hari.

Asal Memilih Waktu Berkunjung

Jangan menentukan waktu liburan hanya berdasarkan kalender tahun sebelumnya. Waktu perubahan warna daun bisa berbeda setiap tahun karena dipengaruhi suhu dan kondisi cuaca.

Japan Weather Association (JWA) biasanya merilis forecast autumn foliage setiap tahun.

Untuk musim gugur di Jepang 2026, cek forecast terbaru mendekati waktu keberangkatan agar peluang melihat daun sedang peak lebih besar.

Destinasi yang Perlu Dipertimbangkan Kembali Saat Peak Autumn

Peak autumn memang waktu terbaik untuk menikmati perubahan warna daun, tetapi destinasi populer biasanya lebih ramai sehingga perjalanan bisa lebih lama dan kurang nyaman.

Arashiyama, Kyoto

Arashiyama merupakan salah satu destinasi paling populer saat autumn, terutama area Bamboo Grove, Togetsukyo Bridge, dan Tenryu-ji.

Saat peak foliage, kawasan ini dapat dipadati wisatawan, terutama pada akhir pekan dan sekitar pertengahan hingga akhir November.

Pertimbangkan kembali jika:

  • Tidak nyaman dengan tempat yang ramai.
  • Hanya memiliki waktu singkat untuk sightseeing.
  • Ingin menikmati suasana yang tenang untuk fotografi.

Jika tetap ingin berkunjung: datang pagi hari sebelum area mulai ramai atau pilih hari kerja.

Tofuku-ji, Kyoto

Tofuku-ji terkenal dengan pemandangan ribuan pohon maple dari Tsutenkyo Bridge, sehingga menjadi salah satu spot autumn paling populer di Kyoto.

Saat peak, area ini dapat mengalami antrean dan kepadatan pengunjung yang tinggi.

Pertimbangkan kembali jika:

  • Tidak ingin menghabiskan waktu untuk antre.
  • Bepergian saat akhir pekan peak season.
  • Lebih mengutamakan suasana santai daripada mengunjungi spot ikonik.

Jika tetap ingin berkunjung: datang mendekati waktu buka dan pilih hari kerja untuk mengurangi kepadatan.

Eikando, Kyoto

Eikando (Zenrin-ji) menjadi salah satu spot populer untuk melihat maple merah dan menikmati autumn illumination.

Popularitasnya membuat area ini cukup ramai, terutama saat periode foliage dan acara iluminasi malam.

Pertimbangkan kembali jika:

  • Tidak ingin mengantre panjang.
  • Lebih menyukai spot autumn yang tenang.
  • Ingin menghindari keramaian saat malam hari.

Sebagai alternatif, kamu bisa mempertimbangkan spot yang lebih jauh dari pusat Kyoto atau mengunjungi Eikando di luar jam paling ramai.

Kiyomizu-dera dan Higashiyama, Kyoto

Kawasan Kiyomizu-dera dan Higashiyama menarik untuk menikmati autumn sekaligus suasana tradisional Kyoto.

Namun, jalan menuju area ini dapat menjadi sangat padat saat peak season karena banyak wisatawan mengunjungi kuil dan kawasan sekitarnya.

Pertimbangkan kembali jika:

  • Membawa anak kecil atau lansia yang kurang nyaman dengan kerumunan.
  • Membawa koper atau barang besar.
  • Memiliki jadwal yang cukup padat.

Tips: datang pagi hari menggunakan kombinasi kereta atau subway dengan berjalan kaki untuk mengurangi ketergantungan pada bus yang dapat lebih padat saat peak autumn.

Nikko, Tochigi

Nikko memiliki spot autumn yang sangat populer seperti Lake Chuzenji, Kegon Falls, dan Irohazaka.

Karena banyak wisatawan datang bersamaan untuk menikmati foliage, kemacetan lalu lintas dapat menjadi pertimbangan, terutama pada akhir pekan.

Pertimbangkan kembali jika:

  • Berencana menggunakan mobil pada akhir pekan peak season.
  • Tidak punya banyak waktu cadangan.
  • Ingin berpindah dari satu spot ke spot lain dengan cepat.

Jika tetap ingin mengunjungi Nikko, pertimbangkan hari kerja dan keberangkatan lebih pagi agar perjalanan lebih nyaman.

Jadi, Haruskah Destinasi di Atas Benar-Benar Dihindari?

Bukan berarti destinasi tersebut harus dihindari. Pemandangan musim gugurnya tetap menarik, tetapi saat peak autumn sebaiknya perhatikan:

  • Waktu dan hari kunjungan
  • Kepadatan wisatawan
  • Kondisi transportasi

Jika ingin suasana yang lebih tenang, pilih spot alternatif yang tidak terlalu ramai atau datang ke destinasi populer di luar jam sibuk.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan Sebagai Alternatif?

Agar perjalanan tetap nyaman, jangan hanya menentukan tanggal berdasarkan perkiraan peak autumn. Kamu bisa menerapkan beberapa strategi berikut:

  • Tentukan wilayah tujuan terlebih dahulu, lalu sesuaikan tanggal dengan perkembangan warna daun.
  • Cek foliage forecast mendekati hari keberangkatan untuk mengetahui kondisi terbaru.
  • Booking kebutuhan utama lebih awal, terutama akomodasi dan transportasi.
  • Buat itinerary yang fleksibel agar mudah menyesuaikan destinasi jika kondisi autumn berubah.

Dengan cara ini, kamu tetap bisa menikmati musim gugur di Jepang meskipun waktu peak foliage berbeda dari perkiraan.

Wujudkan Liburan Jepang yang Lebih Terencana Bersama Japantrips

Merencanakan liburan ke Jepang tidak harus dilakukan sendirian.

Dengan bantuan Jasa Itinerary dari Japantrips, wisatawan dapat memperoleh rencana perjalanan yang lebih terstruktur, efisien, dan sesuai kebutuhan pribadi.

Cukup fokus menikmati pengalaman liburan di Jepang tanpa khawatir tersesat, over-budget, atau buang-buang waktu di perjalanan.

Saatnya wujudkan liburan ke Jepang yang lebih efisien dan terencana bersama Japantrips—cara paling praktis untuk menikmati perjalanan tanpa ribet.