Narita Airport Transit & Stay Program: Bisa Jalan-Jalan Saat Transit di Jepang?

Transportation

Sep 03, 2026 • 10 min read

A

Annisa Roffina

Punya transit panjang di Narita Airport? Kamu tidak harus menghabiskan seluruh waktunya di terminal.

Narita Airport Transit & Stay Program menawarkan guided dan self-guided tour ke berbagai destinasi di sekitar bandara.

Apa Itu Narita Airport Transit & Stay Program?

Narita Airport Transit & Stay Program memungkinkan penumpang dengan waktu transit di Narita Airport keluar dari bandara dan mengeksplorasi area sekitar sebelum melanjutkan penerbangan.

Tersedia guided tour dan self-guided tour.

Untuk guided tour, kamu bisa mengikuti berbagai rute bertema budaya, sejarah, hingga kehidupan lokal Jepang bersama volunteer guide berbahasa Inggris.

Tur dan jasa guide gratis, sementara biaya transportasi serta pengeluaran pribadi ditanggung peserta.

Siapa yang Bisa Mengikuti Narita Airport Transit & Stay Program?

Secara umum, peserta harus:

  • merupakan non-resident Jepang;
  • tiba atau berangkat melalui Narita Airport, termasuk penumpang transit;
  • memiliki izin tinggal maksimal 90 hari;
  • memiliki waktu transit minimal 5,5 jam;
  • memenuhi persyaratan imigrasi Jepang.

Guided tour dimulai antara pukul 09.00–11.00 JST dan memerlukan reservasi sebelumnya.

Pilihan Tur di Narita Airport Transit & Stay Program

Mulai dari wisata budaya dan sejarah hingga menikmati suasana lokal Jepang, berikut beberapa pilihan tur yang tersedia. 

Tour 1 — Narita City

Waktu minimum yang dibutuhkan: 3 jam

Rutenya membawa pengunjung ke Naritasan Shinshoji Temple serta kawasan Omotesando yang dipenuhi restoran, toko tradisional, dan kuliner unagi.

Tour 2 — Katori City

Waktu minimum yang dibutuhkan: 5 jam

Mengunjungi Sawara, kota tepi sungai dengan suasana zaman Edo. Aktivitas utamanya termasuk berjalan di kawasan bersejarah dan mencoba membuat kerajinan Sawara Hariko.

Tour 3 — Tako Town

Waktu minimum yang dibutuhkan: 4 jam

Cocok jika ingin melihat sisi pedesaan Jepang. Traveler dapat menikmati sawah, Kuriyama River, Roadside Station Tako, serta bersepeda jika kondisi memungkinkan.

Tour 4 — Shibayama Town

Waktu minimum yang dibutuhkan: 4 jam

Pilihan menarik untuk aviation enthusiast karena berfokus pada Museum of Aeronautical Sciences, sejarah Narita Airport, dan berbagai pengalaman seputar penerbangan.

Tour 5 — Sakae Town

Waktu minimum yang dibutuhkan: 5 jam

Traveler dapat mencoba yukata dan mengunjungi Boso-no-Mura, kawasan yang merekonstruksi suasana Jepang zaman Edo. Tersedia juga aktivitas cosplay seperti ninja atau samurai dengan biaya tambahan.

Tour 6 — Kozaki Town

Waktu minimum yang dibutuhkan: 6 jam

Tur ini berfokus pada budaya fermentasi Jepang. Salah satu kegiatannya adalah mengunjungi sake brewery, menikmati makanan fermentasi, hingga mampir ke Roadside Station Hakko-no-Sato Kozaki.

Tidak Cocok dengan Jadwal Guided Tour? Coba Self-Guided Tour

Kalau waktu transit tidak sesuai jadwal guided tour, tersedia juga pilihan self-guided.

Traveler dapat menggunakan peta dan panduan yang disediakan untuk mengunjungi lokasi seperti shopping mall maupun destinasi di sekitar Narita dengan tempo sendiri.

Opsi ini lebih fleksibel, tetapi kamu harus memperhitungkan sendiri transportasi, waktu kembali ke bandara, immigration, security, dan jadwal boarding.

Syarat dan Ketentuan Umum Mengikuti Program

Reservasi guided tour wajib dilakukan sebelumnya. Booking harus selesai minimal 6 hari sebelum tanggal tur, dan kuotanya bersifat first come, first served.

Saat mengikuti tur, siapkan:

  • paspor;
  • boarding pass;
  • visa Jepang jika diwajibkan;
  • konfirmasi booking;
  • uang tunai sesuai kebutuhan tur.

Penumpang dengan transit kurang dari 24 jam hanya dapat memesan satu tur, sedangkan transit lebih dari 24 jam dapat memesan hingga dua tur.

Intinya, program ini cocok jika kamu punya waktu transit cukup panjang dan ingin mendapatkan pengalaman Jepang tanpa harus pergi jauh menuju pusat Tokyo.