Menikmati Hanami Jepang dengan Cara Berbeda Melalui Tradisi Yozakura

Transportation

28 Mar 2026 • 10 min read

A

Annisa Roffina

Musim semi di Jepang selalu identik dengan hanami, tradisi menikmati keindahan bunga sakura yang bermekaran di taman, tepi sungai, hingga kawasan kuil.

Namun, selain hanami di siang hari yang ramai dengan piknik bersama keluarga atau teman, Jepang juga memiliki cara lain yang tak kalah memikat untuk menikmati sakura, yaitu yozakura.

Apa Itu Yozakura?

Yozakura secara harfiah berarti “sakura malam hari.” Istilah ini merujuk pada tradisi menikmati bunga sakura setelah matahari terbenam, ketika pohon-pohon sakura diterangi lampu, lentera, atau instalasi iluminasi khusus yang dipasang di taman, tepi sungai, maupun area kuil.

Sama seperti hanami pada umumnya, tradisi ini juga biasanya berlangsung selama musim sakura pada akhir Maret hingga awal April, tergantung wilayah di Jepang. 

Banyak taman dan spot sakura populer mengadakan light-up event pada malam hari, di mana pohon sakura diterangi lampu sorot atau lentera tradisional untuk menonjolkan keindahan warna merah muda dan putihnya.

Selain menikmati pemandangan, yozakura juga sering menjadi bagian dari festival sakura malam.

Pengunjung dapat berjalan santai di bawah deretan pohon sakura, mengambil foto dengan latar iluminasi, hingga menikmati berbagai kuliner khas festival dari kios makanan yang biasanya hadir di sekitar area taman. 

Keunikan Yozakura Dibanding Hanami Siang Hari

Berbeda dengan hanami pada siang hari yang identik dengan piknik dan keramaian, yozakura menghadirkan pengalaman menikmati bunga sakura dalam suasana yang lebih tenang dan cenderung romantis.

Berikut beberapa keunikan yozakura dibanding hanami di siang hari:

Iluminasi Malam yang Dramatis

Pada yozakura, pohon sakura diterangi lampu khusus atau lampion sehingga bunga terlihat lebih menonjol dan memberikan pemandangan yang berbeda dibandingkan saat siang hari.

Suasana Lebih Tenang dan Romantis

Berbeda dengan hanami siang hari yang sering ramai oleh piknik, yozakura biasanya terasa lebih tenang sehingga cocok untuk berjalan santai sambil menikmati sakura.

Perspektif Fotografi yang Berbeda

Pencahayaan pada malam hari menciptakan efek cahaya dan bayangan yang membuat foto sakura terlihat lebih unik dan menarik.

Festival dan Kuliner Malam Hari

Di beberapa lokasi, yozakura juga diiringi dengan festival malam musiman yang menghadirkan berbagai stan makanan (yatai). 

Pengalaman Musim Semi yang Lebih Beragam

Bagi wisatawan yang ingin memaksimalkan waktu selama musim sakura, yozakura menawarkan kesempatan untuk menikmati sakura dua kali dalam satu hari—hanami saat siang hari dan yozakura saat malam hari.

Tempat Populer Menikmati Yozakura di Jepang

Jepang memiliki banyak lokasi terkenal untuk menikmati yozakura, mulai dari taman kota hingga area sungai yang dipenuhi pohon sakura.

Berikut beberapa tempat populer untuk menikmati yozakura di Jepang:

Meguro River, Tokyo

Meguro River merupakan salah satu spot yozakura paling terkenal di Tokyo. Sekitar 800 pohon sakura berjajar sepanjang hampir 4 km di kedua sisi sungai, menciptakan lorong bunga sakura yang indah.

Saat malam hari, lampion dipasang di sepanjang sungai sehingga bunga sakura tampak bercahaya, terutama selama Nakameguro Cherry Blossom Festival

Chidorigafuchi Park, Tokyo

Terletak di dekat Istana Kekaisaran, Chidorigafuchi Park dikenal dengan pemandangan sakura yang menggantung di atas parit (moat).

Pada malam hari selama Chiyoda Cherry Blossom Festival, sekitar 260 pohon sakura di area ini diterangi lampu. Pengunjung bahkan bisa menyewa perahu untuk menikmati sakura dari atas air. 

Hirosaki Castle Park, Aomori

Jika ingin menikmati yozakura di luar Tokyo, Hirosaki Castle Park di Prefektur Aomori adalah salah satu yang paling terkenal di Jepang.

Taman ini memiliki sekitar 2.600 pohon sakura dari lebih dari 50 varietas, dan selama festival sakura, pohon-pohon tersebut diterangi lampu pada malam hari.

Maruyama Park, Kyoto

Di Kyoto, Maruyama Park terkenal dengan pohon shidarezakura raksasa yang diterangi lampu saat malam hari. Iluminasi ini menjadikan taman tersebut salah satu tempat yozakura paling ikonik di Kyoto. 

Mount Yoshino, Nara

Gunung Yoshino dikenal sebagai salah satu lokasi sakura paling terkenal di Jepang dengan puluhan ribu pohon sakura yang tersebar di lereng gunung.

Pada malam hari, beberapa area juga diterangi lampu sehingga pengunjung dapat menikmati pemandangan yozakura dengan latar pegunungan.