Makanan Tradisional yang Identik dengan Hanami Jepang, dari Dango hingga Mochi

Image Banner

Hanami merupakan tradisi musim semi yang sangat populer di Jepang.

Selain menikmati keindahan bunga sakura, masyarakat Jepang juga menikmati berbagai makanan tradisional khas hanami yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan ini.

Lalu, makanan tradisional apa saja yang bisa melengkapi pengalaman hanami di Jepang?

Hanami Dango

Hanami dango adalah salah satu makanan tradisional yang identik dengan tradisi hanami di Jepang.

Hidangan ini berupa tiga bola kecil dari tepung beras yang ditusuk bersama pada tusuk bambu, masing-masing berwarna pink, putih, dan hijau, yang melambangkan musim semi, salju yang mencair, dan rerumputan yang tumbuh saat sakura bermekaran.

Camilan ini memiliki tekstur kenyal dan rasa manis ringan, serta sering dinikmati sambil piknik di bawah pohon sakura selama hanami.Β 

Sakura Mochi

Sakura mochi merupakan kue mochi berwarna merah muda yang diisi dengan pasta kacang merah manis (anko) dan dibungkus dengan daun bunga sakura yang diasinkan, memberikan kombinasi rasa manis dan sedikit gurih yang khas.

Sakura mochi biasanya tersedia hanya pada musim semi dan kerap dinikmati saat piknik hanami di bawah bunga sakura yang sedang mekar, sehingga menjadi bagian penting dari sajian musim sakura di Jepang.Β 

Bento

Bento menjadi salah satu sajian wajib saat hanami karena praktis dibawa piknik dan dinikmati bersama keluarga atau teman di bawah rindangnya pohon sakura.

Bento ini biasanya terdiri dari berbagai makanan bergizi dan menarik secara visual, seperti onigiri, sushi, tamagoyaki, sayuran, dan camilan lain yang mudah disantap sambil duduk santai di bawah bunga sakura.

Onigiri

Onigiri adalah bola nasi yang dibentuk menjadi segitiga atau bulat. Biasanya, onigiri diisi dengan berbagai bahan, seperti ume (acar plum), salmon, atau tuna mayo. Karena bentuknya praktis, onigiri mudah dibawa dan disantap kapan saja.

Karena bentuknya yang praktis dan rasanya yang lezat, onigiri sering menjadi bagian wajib dalam hanami bento atau bekal piknik saat musim sakura tiba.Β 

Yakitori

Yakitori adalah hidangan khas Jepang berupa daging ayam yang ditusuk pada tusuk sate lalu dipanggang, biasanya dibumbui dengan garam atau saus manis‑gurih (tare).

Saat musim sakura, orang Jepang tidak hanya menikmati keindahan bunga, tetapi juga makanan yang praktis untuk dimakan sambil bersantai. Di festival sakura, taman kota, atau lokasi hanami, banyak stan makanan (yatai) yang menjual berbagai jajanan, termasuk yakitori.

Inari Sushi

Inari sushi terbuat dari nasi yang dimasukkan ke dalam kantong tahu goreng (aburaage) yang sudah dimasak dengan bumbu manis dan gurih. Bentuknya kecil dan praktis, jadi mudah dibawa dan bisa langsung dimakan tanpa alat makan.

Nama Inari diambil dari Dewa Inari, dewa padi dan kesuburan dalam kepercayaan Shinto. Menurut legenda, rubah (kitsune)β€”yang dianggap utusan Dewa Inariβ€”suka makan tahu goreng, sehingga inari sushi kadang juga disebut β€œkitsune sushi.”

Dari manisnya dango, gurihnya inari sushi, hingga lembutnya mochi, setiap hidangan membawa cita rasa yang unik sekaligus menyimpan cerita budaya yang panjang.

Menikmati makanan-makanan ini di bawah pohon sakura bukan sekadar makan, tetapi juga merayakan tradisi, kebersamaan, dan keindahan alam yang singkat namun berkesan.