Liburan sebagai Muslim di Jepang? Simak Panduan Kuliner Halal Ini

Transportation

28 Mar 2026 • 10 min read

A

Annisa Roffina

Salah satu kekhawatiran terbesar wisatawan Muslim sebelum ke Jepang: "Nanti makan apa?" Jepang bukan negara Muslim, dan tidak semua makanan otomatis aman.

Tapi dengan panduan yang tepat, makan halal di Jepang jauh lebih mudah dari yang dibayangkan.

Apakah Jepang Ramah untuk Wisatawan Muslim?

Singkatnya: ya, dan semakin ramah setiap tahunnya.

Jumlah restoran halal bersertifikat di Jepang meningkat pesat — Tokyo saja memiliki lebih dari 100 restoran halal bersertifikat per 2024, dan kota-kota seperti Osaka, Kyoto, dan Hiroshima terus menambah opsi.

Pemerintah Jepang secara aktif mendorong wisata Muslim-friendly sejak 2013 sebagai bagian dari strategi pariwisata nasional.

Banyak bandara, stasiun besar, dan mal sudah menyediakan prayer room. Hal ini didorong oleh meningkatnya kunjungan wisatawan dari Indonesia, Malaysia, dan Timur Tengah.

Tantangan yang Sering Dihadapi Muslim Saat Liburan di Jepang

  • Babi tersembunyi dalam bahan masakan — dashi (kaldu), saus, dan mirin sering mengandung komponen yang perlu dicek
  • Alkohol dalam masakan — sake dan mirin digunakan luas dalam masakan Jepang sebagai penyedap
  • Gelatin dalam produk manis — banyak permen, marshmallow, dan dessert menggunakan gelatin babi
  • Minimnya label bilingual di restoran kecil — menu hanya dalam kanji tanpa terjemahan
  • Keterbatasan di area rural dan kota kecil — restoran halal bersertifikat hampir semuanya ada di kota besar

Cara Mencari Makanan Halal Saat Liburan di Jepang

Jepang menawarkan beragam kuliner yang menarik untuk dicoba, tetapi menemukan makanan halal bisa menjadi tantangan bagi sebagian wisatawan.

Lalu, apa yang harus dilakukan demi mendapatkan makanan halal saat di Jepang?

Kenali Perbedaan Label Halal di Jepang

Label

Artinya

Tingkat Kepercayaan

Halal Certified (Bersertifikat)

Disertifikasi oleh lembaga resmi Muslim di Jepang (JHIA, NPO Japan Halal Association)

Tertinggi — aman dikonsumsi

Muslim-Friendly

Tidak menggunakan babi, tapi mungkin masih ada alkohol dalam masakan

Cukup — perlu konfirmasi alkohol

Pork-Free / No Pork

Bebas babi, tapi tidak ada jaminan untuk alkohol atau cross-contamination

Terbatas — perlu tanya lebih lanjut

Vegetarian / Vegan

Tidak ada daging sama sekali — jadi aman dari babi/ayam, tapi bukan berarti halal

Alternatif aman jika tidak ada pilihan lain

Gunakan Aplikasi dan Website Pencari Restoran Halal

  • HalalNavi Japan (halalnavi.com) — database terlengkap restoran halal di Jepang, bisa filter berdasarkan kota, jenis masakan, dan level sertifikasi. Tersedia dalam Bahasa Indonesia.
  • Muslim Pro — selain waktu sholat dan kiblat, punya fitur peta restoran halal terdekat dari GPS kamu.
  • Halal Gourmet Japan (halalgourmet.jp) — fokus pada masakan Jepang yang halal (ramen halal, sushi halal, yakiniku halal). Bagus untuk yang ingin tetap makan masakan lokal.
  • Google Maps — cari "halal restaurant" + nama kota, hasilnya semakin akurat untuk kota besar Jepang.

Perhatikan Kandungan yang Perlu Dihindari

Bahan

Bahasa Jepang

Di Mana Sering Muncul

Babi / Pork

豚肉 (buta niku)

Ramen tonkotsu, tonkatsu, gyudon campur, oden

Alkohol / Sake

アルコール / 酒 (sake)

Saus teriyaki, nikujaga, berbagai masakan yang di-braise

Mirin (sake manis)

みりん

Hampir semua masakan Jepang sebagai penyedap — hati-hati

Gelatin babi

ゼラチン (zerachin)

Permen jelly, gummy candy, beberapa dessert dan yogurt

Lard (lemak babi)

ラード (raado)

Beberapa ramen, masakan goreng cepat saji

Jangan Ragu Bertanya kepada Staf Restoran

Orang Jepang terkenal ingin membantu, tapi ada hambatan bahasa. Simpan kalimat-kalimat ini di HP:

  • "豚肉は入っていますか?" (Buta niku wa haitteimasu ka?) = "Apakah ada daging babi?"
  • "アルコールは使っていますか?" (Arukōru wa tsukatte imasu ka?) = "Apakah menggunakan alkohol dalam memasak?"
  • Alternatif lebih mudah: simpan gambar kartu halal requirement dalam Bahasa Jepang — tersedia gratis di internet (cari "halal card Japanese template")
  • Di restoran seafood, sushi kaiten, dan tenpura-ya — cukup konfirmasi tidak ada daging babi, karena menu dominannya sudah ikan

Kenali Istilah Penting pada Makanan di Jepang

Istilah Jepang

Arti

Relevansi untuk Muslim

Tonkotsu (豚骨)

Kaldu tulang babi

❌ Hindari — ini adalah broth ramen paling umum di Kyushu/Fukuoka

Dashi (出汁)

Kaldu dasar masakan Jepang

✓ Umumnya dari ikan (ikan tenggiri/konbu) — halal. Tapi cek jika ada campuran pork.

Katsuobushi (鰹節)

Serutan ikan tuna kering

✓ Halal — bahan dashi yang paling umum

Shabu-shabu (しゃぶしゃぶ)

Daging direbus di kuah

⚠️ Cek jenis daging — pilih yang beef (牛肉, gyuniku) atau chicken

Yakitori (焼き鳥)

Sate ayam bakar

⚠️ Halal jika chicken only — tapi beberapa warung juga menjual pork skewer di rak yang sama

Ramen Shoyu/Shio

Ramen berbasis kecap/garam

⚠️ Lebih aman dari tonkotsu, tapi tetap konfirmasi tidak ada lard dalam kaldu

Tempura (天ぷら)

Gorengan seafood/sayur

✓ Umumnya aman — minyak sayur, bahan seafood/sayur

Onigiri seafood (コンビニ)

Nasi kepal isi salmon/tuna

✓ Aman — pilih yang isi ikan atau umeboshi (acar plum)

Mencari makanan halal di Jepang tidak lagi sesulit dulu.

Selama merencanakan perjalanan dengan baik dan memanfaatkan berbagai sumber informasi, kamu tetap bisa menikmati pengalaman kuliner yang aman dan menyenangkan.

Wujudkan Liburan Halal di Jepang yang Lebih Nyaman

Menemukan makanan halal di Jepang memang semakin mudah, tetapi tetap membutuhkan perencanaan agar perjalanan lebih nyaman.

Ingin liburan di Jepang tanpa bingung mencari makanan halal? Jasa Itinerary Jepang dari Japantrips siap membantu menyusun itinerary yang disesuaikan dengan kebutuhan wisatawan muslim.

Dengan itinerary yang lebih terencana, kamu bisa menikmati liburan di Jepang dengan lebih nyaman dan tenang.