Liburan ke Jepang ala Film Alice in Borderland: Dari Shibuya hingga Kansai

Image Banner

Serial Alice in Borderland belakangan ini tengah populer di kalangan penggemar tayangan Netflix. DramaΒ live-action bergenre thriller-sci fi ini sukses menarik perhatian penggemar di berbagai penjuru dunia berkat alur ceritanya yang menegangkan dan visual menawan berlatar berbagai lokasi ikonik di Jepang.

Meningkatnya popularitas Alice in Borderland turut menjadikan berbagai lokasi syutingnya di Jepang sebagai destinasi yang menarik minat wisatawan. Apa saja lokasi yang dimaksud tersebut?

Shibuya Crossing

Shibuya Crossing menjadi lokasi penting dalam serial Alice in Borderland, terutama pada versi live-action Netflix. Destinasi ikonik ini menjadi titik awal cerita, saat tokoh utama (Arisu Ryohei dan kawan-kawannya) pertama kali mendapati mereka berada di dunia Borderland, dan juga menjadi lokasi utama dari peristiwa β€œTokyo Meteorite Disaster.”

Faktanya, Shibuya Crossing yang muncul di serial Alice in Borderland bukanlah lokasi aslinya. Karena Shibuya selalu ramai hampir sepanjang waktu, proses syuting di lokasi asli sangat sulit dilakukan. Sebagai gantinya, tim produksi menggunakan Ashikaga Scramble City Studio di Prefektur Tochigiβ€”sebuah lokasi replika yang dibuat sangat mirip dengan Shibuya Crossing.

Biasanya, Ashikaga Scramble City Studio tidak dibuka untuk umum karena lokasi ini lebih banyak digunakan sebagai tempat syuting. Namun, ada kabar gembira untuk para penggemar Alice in Borderlandβ€”replika Shibuya Crossing di studio ini akan dibuka secara gratis untuk umum pada 9 November 2025 mendatang!

Rainbow Bridge

Rainbow Bridge (atau Tokyo Bay Connector Bridge) adalah jembatan yang menghubungkan area Shibaura di Tokyo dengan pulau buatan Odaiba di Tokyo Bay. Jembatan ini disebut Rainbow Bridge karena pada malam hari dihiasi lampu-lampu LED berwarna-warni yang berubah sesuai musim atau acara tertentu, sehingga menampilkan efek β€œpelangi” yang indah.

Dalam Alice in Borderland, Rainbow Bridge muncul sebagai latar di area Tokyo Bay, tempat Arisu dan Usagi bertemu. Di sinilah keduanya berbicara tentang cara bertahan hidup di dunia Borderland, dengan pemandangan jembatan tersebut di siang hari.

Sakuya Konohana Kan

Sepanjang serial Alice in Borderland, penonton akan menyaksikan perjuangan para tokohnya untuk bertahan hidup melalui berbagai tantangan dengan tingkat kesulitan yang berbeda. Salah satu tantangannya adalah Seven of Hearts, atau yang dikenal juga sebagai permainan Hide and Seek.

Tantangan ini berlangsung di sebuah taman botani dalam ruangan yang sangat luas, dipenuhi pepohonan, tanaman tropis, dan danau kecilβ€”menciptakan suasana menegangkan dengan banyak tempat persembunyian yang sempurna.

Banyak yang mengira adegan ini difilmkan di kawasan Shinjuku, Tokyo. Namun sebenarnya, lokasi syutingnya berada di Sakuya Konohana Kan di Osakaβ€”salah satu rumah kaca terbesar di dunia. Taman botani ini menampilkan berbagai bunga indah dari seluruh dunia dan memiliki lebih dari 15.000 jenis tanaman.

Sakuya Konohana Kan terbuka untuk umum dengan harga tiket masuk sebesar Β₯500 untuk pengunjung dewasa (setingkat SMA ke atas), sedangkan anak-anak hingga usia SMP dapat masuk secara gratis.

Nanki Shirahama Resort Hotel

Salah satu lokasi yang beberapa kali muncul dalam serial Alice in Borderland adalah The Beachβ€”sebuah resor mewah tempat sekelompok orang berkumpul, sebagian besar mengenakan pakaian renang, dengan satu tujuan yang sama; mencari cara untuk keluar dari dunia Borderland.

Lokasi syuting untuk adegan dalam ruangan The Beach dilakukan di Nanki Shirahama Resort Hotel, yang terletak di Prefektur Wakayama. Hotel ini masih beroperasi dan bisa dikunjungi oleh publikβ€”jadi para penggemar Alice in Borderland dapat merasakan langsung suasana seperti di dunia Borderland.

Sementara itu, adegan luar ruangan The Beach diambil di Royal Oak Hotel Spa & Gardens yang berada di Prefektur Shiga. Sayangnya, hotel ini sudah tidak lagi beroperasi untuk umum, sehingga pengunjung hanya bisa menikmati pemandangan eksteriornya dari luar.

Tokyo Tower

Tokyo Tower menjadi highlight yang muncul dalam tantangan bernama Tokyo Bingo Tower dimana peserta harus memanjat menara dan menyelesaikan permainan kartu bingo. Tantangan ini dianggap sebagai babak semi-final, dan siapa pun yang berhasil menyelesaikannya akan berlanjut ke tahap final β€œJoker Tournament.”

Latar menara tinggi dengan panorama kota Tokyo yang sunyi menciptakan suasana menegangkan sekaligus dramatisβ€”kontras dengan fungsi aslinya sebagai ikon keindahan dan kehidupan modern di Jepang.

Bagi kamu yang ingin menikmati keindahan Tokyo dari ketinggian seperti di adegan Alice in Borderland, Tokyo Tower bisa jadi pilihan yang sempurna. Menara ikonik ini terbuka untuk umum dan menawarkan pemandangan kota yang spektakuler, terutama saat malam hari.

Kabar baiknya, tiket masuk Tokyo Tower kini bisa kamu pesan dengan lebih mudah dan praktis melalui Japantripsβ€”tanpa repot antri di lokasi!

[product_card handle="tokyo-tower"]

Jadi tunggu apalagi? Ayo segera lengkapi kebutuhan liburanmu ke Jepang dengan tiket Tokyo Tower sekarang juga melalui Japantrips!