Jelajahi Hokuriku Saat Autumn dengan Hokuriku Arch Pass, Hemat dan Indah!
28 Mar 2026 • 10 min read
Annisa Roffina
Musim gugur adalah salah satu waktu terbaik untuk mengunjungi Jepang selain musim semi. Pada periode ini, Jepang terkenal dengan keindahan dedaunan musim gugur yang memukau, dengan gradasi warna merah, jingga, dan kuning yang menghiasi pepohonan.
Tak heran, banyak wisatawan mancanegara memilih datang ke Jepang antara bulan September hingga November demi menikmati panorama yang luar biasa ini.
Selain Tokyo yang tentu menjadi magnet utama para wisatawan, Jepang juga memiliki banyak destinasi lain yang tak kalah menawan saat musim gugur tiba. Salah satunya adalah wilayah Hokuriku; sebuah kawasan yang menyimpan pesona alam, budaya, dan sejarah yang memikat, terutama di musim gugur.
Suhu Rata-Rata Selama Musim Gugur di Hokuriku
Sebelum merencanakan perjalanan ke Hokuriku saat musim gugur, penting untuk memahami kondisi cuaca di wilayah ini. Pada bulan November, angin dingin dari barat laut semakin sering melintasi Jepang, menyebabkan curah hujan—baik hujan maupun salju—di Hokuriku cenderung meningkat.
Musim gugur di wilayah Hokuriku umumnya ditandai dengan suhu yang semakin sejuk hingga dingin seiring waktu. Berikut gambaran suhu rata-rata di Hokuriku selama musim gugur:
- September: suhu berkisar antara 18℃ hingga 27℃
- Oktober: suhu mulai menurun menjadi sekitar 11℃ hingga 21℃
- November: udara semakin dingin dengan suhu rata-rata antara 5℃ hingga 15℃
Suhu yang sejuk hingga dingin ini menciptakan suasana yang sangat cocok untuk menikmati keindahan dedaunan musim gugur yang berwarna-warni. Destinasi populer seperti Kanazawa, Toyama, Fukui, Niigata, hingga Kurobe Gorge menjadi pilihan yang sempurna untuk menikmati pesona musim ini.
Untuk kenyamanan, disarankan membawa jaket atau pakaian hangat yang mudah dipakai dan dilepas, agar tetap nyaman saat beraktivitas di luar ruangan.
Destinasi Tercantik untuk Menikmati Musim Gugur di Hokuriku
Hokuriku tak diragukan lagi menyimpan banyak destinasi menawan yang menjadi incaran wisatawan untuk menikmati keindahan musim gugur. Mulai dari taman bersejarah hingga jalur pegunungan yang spektakuler, setiap sudut Hokuriku menawarkan pengalaman visual yang tak terlupakan.
Tateyama Kurobe Alpine Route – Prefektur Toyama–Prefektur Nagano

Musim gugur di Tateyama Kurobe Alpine Route dikenal sebagai salah satu musim paling indah yang menarik banyak pengunjung setiap tahunnya. Keunikan musim gugur di sini adalah perubahan warna dedaunan yang terjadi secara bertahap dari ketinggian yang lebih tinggi ke ketinggian yang lebih rendah, menciptakan pemandangan gradasi warna yang menakjubkan.
Perubahan warna daun di Tateyama Kurobe Alpine Route biasanya dimulai pada akhir September dengan timetable sebagai berikut:
Akhir September
- Perubahan warna daun dimulai di area puncak sekitar Murodo (ketinggian ±2.450 meter).
- Warna daun di Murodo berubah menjadi merah, oranye, dan kuning yang mencolok, menciptakan kontras indah dengan pegunungan.
Awal hingga Pertengahan Oktober
- Warna musim gugur mulai turun ke area ketinggian menengah seperti Daikanbo dan Kurobedaira.
- Pemandangan menjadi semakin berwarna di sepanjang jalur transportasi seperti ropeway dan cable car.
Pertengahan hingga Akhir Oktober
- Dedaunan berwarna-warni mencapai area yang lebih rendah, seperti di sekitar Kurobe Dam.
- Pemandangan dedaunan berpadu dengan latar belakang pegunungan yang mulai bersalju, menciptakan kontras warna yang sangat memukau.
Tateyama Kurobe Alpine Route memang lebih terkenal karena Snow Wall yang bisa disaksikan antara bulan Mei hingga Juni. Namun, musim gugur di sini juga tak kalah memukau, menghadirkan hamparan dedaunan berwarna-warni yang begitu memesona dan sayang untuk dilewatkan.
Kenrokuen – Prefektur Ishikawa

Kenrokuen Garden dibangun sebagai tempat bersantai bagi penguasa samurai dari Kastil Kanazawa, dan dirancang agar tampak indah di setiap musim. Meski begitu, banyak orang menganggap musim gugur sebagai waktu paling tepat untuk berkunjung.
Ada dua lokasi di Kenrokuen Garden yang menjadi tempat terbaik untuk menikmati keindahan sekitar taman saat musim gugur:
- Yamazaki Hill. Terletak di bagian timur taman, dipenuhi pepohonan dengan dedaunan gugur sehingga menjadi salah satu spot paling berwarna di musim ini.
- Sazaeyama. Bukit tinggi yang menghadap ke Kasumi-ga-ike Pond, menawarkan pemandangan panorama yang sempurna ke arah kolam dan area sekitarnya.
Selain itu, taman ini juga dihiasi oleh banyaknya jenis tanaman, mulai dari maple, dodan-tsutsuji, ginkgo, euonymus, dan banyak lainnya. Salah satu tanaman yang paling mencolok di sini adalah pohon pinus Karasakinomatsu yang megah, yang dipasang tali yukitsuri sebagai penyangga agar tidak rusak tertimpa salju di musim dingin.
Pastikan juga untuk mengunjungi Kenrokuen Garden pada malam hari di puncak musim gugur pada bulan November. Pada periode terbatas ini, dedaunan dan elemen taman lainnya diterangi lampu sehingga menciptakan suasana yang tenang dan romantis.
Kurobe Gorge – Prefektur Toyama

Kurobe Gorge adalah sebuah ngarai indah yang dipenuhi hutan di pegunungan terjal Northern Japan Alps (Pegunungan Alpen Jepang Utara). Ngarai ini terbentuk oleh aliran Sungai Kurobe dan merupakan salah satu ngarai terdalam di Jepang.
Daya tarik utama Kurobe Gorge adalah Kurobe Gorge Railway, yaitu kereta wisata yang awalnya dibangun untuk membantu proses konstruksi Kurobe Dam. Saat ini, kereta kecil ini beroperasi sebagai kereta wisata di jalur berkelok sepanjang 20 kilometer, menghubungkan Stasiun Unazuki hingga Stasiun Keyakidaira.
Kereta ini beroperasi secara musiman dari akhir April hingga November, dan menjadi sangat populer pada musim gugur ketika lereng-lereng hutan di sepanjang jalur kereta berubah menjadi warna oranye dan merah yang cerah karena daun-daun berguguran.
Karena pegunungan di kawasan ini memiliki rentang ketinggian yang cukup tinggi, maka Kurobe Gorge diselimuti musim gugur yang cukup panjang, yang biasanya berlangsung dari pertengahan Oktober hingga pertengahan November.
Yahiko Park – Prefektur Niigata

Terletak tepat di sebelah Stasiun Yahiko, Yahiko Park membentang di area seluas 130.000 m² dan terkenal akan keindahan dedaunan musim gugurnya. Taman ini memiliki beragam pemandangan menarik, mulai dari terowongan, air terjun, hingga aliran sungai kecil yang menambah kesan alami dan menenangkan.
Di antara semua spot yang ada, Lembah Momiji (Momiji Valley) menjadi salah satu yang paling populer. Pada musim gugur, pepohonan berubah warna menjadi gradasi oranye hingga merah menyala, berpadu indah dengan Jembatan Kangetsukyo yang berwarna merah terang. Perpaduan warna-warni ini menciptakan pemandangan yang benar-benar memukau.
Saat malam tiba, daun-daun musim gugur yang diterangi lampu menghadirkan suasana yang mempesona, seolah membawa pengunjung ke dunia yang penuh keajaiban.
Dragondola – Prefektur Niigata

Naeba Dragondola adalah gondola terpanjang di Jepang, membentang sejauh 5.481 meter dan menghubungkan Dataran Tinggi Naeba dengan Dataran Tinggi Tashiro di puncaknya.
Perjalanan selama 25 menit ini naik setinggi 425 meter dan menawarkan pemandangan indah, mulai dari pegunungan megah, sungai jernih, hingga Danau Futai yang permukaannya berwarna hijau zamrud. Di sekitar stasiun kaki gunung, daun pohon larch berwarna kuning mengkilap juga menjadi daya tarik tersendiri.
Saat awal Oktober, pepohonan di puncak gunung mulai berubah warna keemasan. Pertengahan hingga akhir Oktober, keindahan dedaunan akan mulai terlihat di sekitar Sungai Kiyotsu dan Danau Futai. Jika datang di November, kamu masih bisa menikmati pohon karamatsu (larch Jepang) dengan daun kuning cerah di ketinggian 900–1.000 meter.
Semua keindahan Hokuriku yang tertera di atas bisa kamu nikmati hanya dengan satu tiket saja—Hokuriku Arch Pass. Dengan pass ini, perjalananmu jadi lebih mudah, hemat, dan menyenangkan tanpa perlu repot membeli tiket satu per satu.