Japan Cash vs Cashless: Panduan Pembayaran di Jepang untuk Wisatawan

Transportation

Sep 11, 2026 • 10 min read

A

Annisa Roffina

Saat liburan di Jepang, wisatawan bisa menggunakan cash maupun cashless untuk melakukan pembayaran. 

Memahami kapan sebaiknya menggunakan uang tunai atau pembayaran digital akan membantu perjalanan lebih praktis dan lancar.

Apakah Masih Perlu Membawa Cash ke Jepang?

Meskipun pembayaran digital semakin berkembang, cash (uang tunai) masih banyak digunakan di Jepang. 

Banyak tempat, terutama restoran kecil, toko tradisional, kuil, pasar lokal, dan area yang lebih jauh dari kota besar, masih menerima pembayaran tunai.

Karena itu, wisatawan sebaiknya tidak sepenuhnya mengandalkan cashless payment saja. Pilihan paling aman saat liburan ke Jepang adalah membawa kombinasi:

  • uang tunai;
  • kartu pembayaran;
  • IC Card seperti Suica atau Pasmo.

Dengan kombinasi tersebut, traveler tetap bisa bertransaksi di berbagai kondisi.

Kapan Sebaiknya Menggunakan Cash?

Cash masih menjadi pilihan utama untuk beberapa situasi selama perjalanan di Jepang. Contoh penggunaan cash:

  • Restoran kecil atau kedai lokal.
  • Mesin pembayaran tertentu.
  • Kuil dan tempat wisata tertentu.
  • Toko tradisional.
  • Pengeluaran kecil seperti jajan atau belanja oleh-oleh.

Membawa uang tunai juga membantu saat berada di lokasi yang belum mendukung pembayaran digital.

Berapa Banyak Cash yang Perlu Dibawa ke Jepang?

Meski pembayaran cashless semakin umum di Jepang, uang tunai tetap penting untuk berjaga-jaga.

Sebagai gambaran, kamu bisa membawa sekitar ¥10.000–¥30.000 per orang sebagai cash awal, lalu menambahnya sesuai kebutuhan selama perjalanan. 

Jumlah ini bisa menjadi cadangan untuk kebutuhan kecil seperti:

  • Makan di tempat yang hanya menerima cash
  • Membayar di toko kecil atau vending machine tertentu
  • Membeli tiket atau kebutuhan transportasi tertentu
  • Keperluan darurat saat pembayaran cashless tidak bisa digunakan

Sebaiknya jangan membawa seluruh budget perjalanan dalam bentuk cash. Kombinasikan uang tunai dengan kartu atau metode cashless agar lebih praktis dan aman.

Cara Mendapatkan Cash di Jepang

Wisatawan dapat mengambil uang tunai melalui ATM yang menerima kartu internasional. Salah satu pilihan yang umum digunakan traveler adalah ATM di konbini seperti 7-Eleven, karena:

  • mudah ditemukan;
  • tersedia di banyak lokasi;
  • mendukung kartu internasional tertentu.

Informasi selengkapnya mengenai cara tarik tunai di Jepang bisa kamu baca di artikel ini.

Kapan Bisa Menggunakan Pembayaran Cashless di Jepang?

Pembayaran cashless semakin mudah ditemukan terutama di kota besar seperti Tokyo, Osaka, dan Kyoto. Cashless payment dapat digunakan untuk:

  • transportasi;
  • minimarket;
  • restoran modern;
  • pusat perbelanjaan;
  • toko retail.

Namun, penerimaan cashless tetap berbeda-beda tergantung lokasi.

Metode Cashless Apa yang Bisa Digunakan di Jepang?

Beberapa metode pembayaran cashless yang umum digunakan:

1. IC Card

Contoh IC Card yang populer:

  • Suica;
  • Welcome Suica;
  • Pasmo.

Biasanya digunakan untuk:

  • kereta;
  • subway;
  • bus;
  • pembayaran kecil di merchant tertentu.

2. Kartu Kredit atau Debit

Kartu internasional seperti Visa dan Mastercard banyak diterima di area wisata dan pusat perbelanjaan.

Cocok untuk:

  • hotel;
  • restoran besar;
  • shopping mall;
  • transaksi dengan nominal lebih besar.

3. Tap to Pay

Tap to Pay memungkinkan wisatawan melakukan pembayaran dengan cukup menempelkan kartu atau perangkat yang mendukung contactless pada mesin pembayaran. 

Metode ini semakin banyak tersedia di Jepang, terutama di area perkotaan.

Sebelum menggunakannya, pastikan kartu atau perangkatmu mendukung contactless payment dan dapat digunakan di Jepang.

Japan Cash vs Credit Card vs IC Card

Setiap metode pembayaran di Jepang memiliki kelebihan dan penggunaan yang berbeda.

Cash, credit card, dan IC card bisa menjadi pilihan selama perjalanan, tergantung kebutuhan dan tempat kamu bertransaksi.

Metode

Kelebihan

Cocok Untuk

Cash

Bisa digunakan hampir di semua tempat

Restoran kecil, area lokal

Credit Card

Praktis untuk transaksi besar

Hotel, shopping, restoran

IC Card

Cepat untuk transportasi dan pembayaran kecil

Kereta, subway, minimarket

Mana yang Sebaiknya Dipakai Saat Liburan ke Jepang?

Tidak ada satu metode pembayaran yang paling cocok untuk semua kondisi. Rekomendasi kombinasi:

  • Untuk transportasi harian → Gunakan IC Card seperti Suica atau Welcome Suica agar lebih praktis.
  • Untuk belanja dan transaksi besar → Gunakan kartu kredit/debit.
  • Untuk tempat tradisional atau area lokal → Siapkan cash sebagai cadangan.

Tips Pembayaran Saat Traveling ke Jepang

Agar transaksi selama liburan di Jepang tetap praktis, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan cash maupun cashless sebagai berikut: 

  • Selalu siapkan uang tunai cadangan. Walaupun cashless semakin berkembang, cash masih diperlukan di beberapa tempat.
  • Cek limit dan biaya kartu sebelum berangkat. Aktifkan kartu untuk transaksi luar negeri dan cek biaya tambahan dari bank.
  • Jangan tunggu saldo habis. Untuk IC Card, isi ulang saldo sebelum perjalanan agar tidak kesulitan saat menggunakan transportasi.

Kesimpulan

Saat ini Jepang sudah semakin mudah untuk transaksi cashless, tetapi cash masih tetap penting bagi wisatawan.

Strategi pembayaran terbaik selama liburan:

  • Cash untuk tempat yang belum menerima pembayaran digital.
  • Credit card untuk transaksi besar.
  • IC Card untuk transportasi dan pembayaran kecil.

Dengan membawa kombinasi beberapa metode pembayaran, perjalanan di Jepang akan menjadi lebih nyaman dan fleksibel.