Grand Sumo 2026: Panduan Menonton Sumo Jepang untuk Wisatawan
Musim Grand Sumo 2026 segera tiba, dan bagi wisatawan yang ingin merasakan budaya Jepang, menonton pertandingan sumo adalah pengalaman yang menarik.
Sumo bukan hanya olahraga, tapi juga sarat dengan tradisi dan ritual yang telah dijalankan selama berabad-abad di Jepang.
Mengenal Olahraga Sumo Jepang

Sumo adalah olahraga gulat tradisional Jepang yang telah menjadi bagian penting dari budaya Negeri Sakura selama lebih dari seribu tahun.
Pada awalnya, sumo bukan sekadar pertandingan olahraga, tetapi juga bagian dari ritual Shinto untuk menghormati para dewa dan memohon hasil panen yang baik. Seiring waktu, olahraga ini berkembang menjadi pertandingan dengan aturan jelas dan ritual khas yang tetap dipertahankan.
Dalam pertandingan sumo, dua pegulat yang disebut rikishi saling bertarung di atas sebuah ring lingkaran yang disebut dohyo.
Tujuan dari pertandingan sumo adalah mendorong lawan keluar dari dohyo atau membuat bagian tubuh lawan selain telapak kaki menyentuh tanah, sehingga dinyatakan kalah.
Tidak ada kelas berat badan dalam sumo, sehingga sering terlihat pegulat dengan ukuran tubuh besar yang memanfaatkan kekuatan, keseimbangan, dan teknik untuk menang.

Sekarang ini, sumo sering disebut sebagai olahraga nasional Jepang dan memiliki jadwal turnamen resmi yang diselenggarakan enam kali setahun di berbagai kota, termasuk Tokyo, Osaka, Nagoya, dan Fukuoka.
Turnamen ini dinamai Grand Sumo (Honbasho) dan berhasil menarik banyak perhatian penonton dan menjadi daya tarik wisata tersendiri bagi pengunjung dari dalam dan luar negeri.
Tentang Turnamen Grand Sumo

Turnamen Grand Sumo (dikenal sebagai Honbasho) adalah rangkaian kompetisi profesional sumo Jepang yang dianggap sebagai puncak musim olahraga ini.
Turnamenβturnamen ini diselenggarakan secara resmi oleh Japan Sumo Association dan menjadi ajang utama bagi para pegulat sumo profesional (rikishi) untuk bersaing serta menentukan peringkat mereka dalam sistem banzuke (papan ranking).Β
Setiap tahun, digelar enam turnamen Grand Sumo, masingβmasing berlangsung selama 15 hari di beberapa kota berbeda di Jepang. Turnamen biasanya mulai diadakan pada Januari, dan berakhir pada November.
Jadwal & Lokasi Diselenggarakannya Grand Sumo 2026
Seperti yang sudah disebutkan di atas, ada enam turnamen Grand Sumo digelar setiap tahun, diadakan di kota berbeda di Jepang. Berikut jadwal dan lokasi turnamen Grand Sumo 2026 yang secara resmi telah dirilis:
|
Bulan |
Nama Turnamen |
Tanggal Turnamen |
Lokasi |
|
Januari |
Hatsu Basho |
11 - 25 Januari |
Ryogoku Kokugikan, Tokyo |
|
Maret |
Haru Basho |
8 - 22 Maret |
EDION Arena Osaka (Osaka Prefectural Gymnasium) |
|
Mei |
Natsu Basho |
10 - 24 Mei |
Ryogoku Kokugikan, Tokyo |
|
Juli |
Nagoya Basho |
12 - 26 Juli |
IG Arena (Aichi International Arena), Nagoya |
|
September |
Aki Basho |
13 - 27 September |
Ryogoku Kokugikan, Tokyo |
|
November |
Kyushu Basho |
8 - 22 November |
Fukuoka Kokusai Center, Fukuoka |
Turnamenβturnamen ini menjadi puncak kalender sumo profesional dan biasanya menarik banyak pengunjung karena kombinasi pertandingan tingkat tinggi dan tradisi budaya Jepang yang kental.
Pahami Struktur Tempat Duduk dalam Arena Grand Sumo

Agar pengalaman menonton sumo lebih menyenangkan, penting untuk memilih jenis tempat duduk yang paling cocok untukmu. Di turnamen sumo, terdapat dua jenis tempat duduk khas: Masu-seki dan Tamari-seki.
Masu-seki
Masu-seki adalah tempat duduk tradisional Jepang dengan gaya tatami, di mana penonton duduk di atas bantal yang diletakkan di lantai, baik dengan posisi bersila (seiza) atau bersilang kaki.
Tempat duduk ini tersusun dalam kotak-kotak (masu) yang dipisahkan oleh sekat kayu rendah, biasanya untuk 4β6 orang, sehingga penonton bisa merasakan suasana budaya Jepang yang otentik.
Hal penting yang perlu diperhatikan adalah penonton akan duduk di lantai dalam waktu yang cukup lama. Wisatawan asing mungkin akan merasa pegal pada kaki atau punggung, karena tidak terbiasa duduk seiza atau bersila dalam waktu lama.
Tamari-seki
Tamari-seki adalah tempat duduk premium yang terletak tepat di dekat ring sumo, memberikan pengalaman istimewa menonton pertandingan pegulat dari barisan depan. Kursi ini berupa bantal di lantai dan juga dikenal sebagai βkursi berlapis pasirβ (sunakaburi).
Daya tarik utama Tamari-seki adalah letaknya yang sangat dekat dengan ring, di mana penonton bisa mendapatkan pengalaman yang lebih nyata dari turnamen sumo.
Etika & Tips Menonton Sumo Jepang

Agar menonton sumo lebih nyaman dan berkesan, wisatawan sebaiknya memahami etika dasar di arena, menghormati ritual, dan mengikuti beberapa tips praktis berikut.
-
Selama pertandingan: Tetap tenang dan hening, terutama saat ritual penting sebelum adu dorong (tachi-ai). Jangan berteriak atau bersorak secara berlebihan karena bisa mengganggu konsentrasi pegulat dan penonton lain.
-
Fotografi: Memotret diperbolehkan di sebagian besar area arena, tapi dilarang di kursi premium dekat ring (baris 1β7). Jangan gunakan flash di area dekat ring, dan hindari bergerak ke tempat lain untuk mengambil foto selama pertandingan berlangsung.
-
Hormati pegulat: Jangan menyentuh pegulat, mendekati mereka, atau meminta foto/tanda tangan tanpa izin. Pegulat mengikuti aturan ketat, dan interaksi sembarangan bisa mengganggu mereka maupun ritual yang sedang berlangsung.
-
Etika tempat duduk: Jika duduk di kursi lantai tradisional (Masu-seki), bersiaplah untuk duduk bersila dalam waktu lama, karena setiap sesi pertandingan bisa berlangsung beberapa jam. Bawa bantal duduk jika diperlukan untuk kenyamanan.
-
Makanan & minuman: Umumnya makan dan minum diperbolehkan di arena, tapi makanan dari luar dan alkohol tidak diperkenankan, terutama di kursi dekat ring. Pastikan minuman atau camilan yang dibawa tidak mengganggu penonton lain.
Dengan memahami etika menonton, memilih tempat duduk yang tepat, dan memperhatikan tips praktis, pengalaman menonton sumo akan menjadi lebih nyaman dan berkesan.
Jadikan perjalananmu ke Jepang tidak hanya tentang wisata, tetapi juga pengalaman budaya yang tak terlupakan melalui olahraga sumo yang unik dan penuh sejarah.