Cara Menikmati Sepeda di Jepang Lewat Rute Cycling Terbaik
Oct 02, 2026 • 10 min read
Annisa Roffina

Bersepeda bisa menjadi cara menarik untuk menikmati Jepang dari sisi yang berbeda.
Selain lebih santai, kamu bisa menjelajahi kota, pedesaan, hingga kawasan pesisir lewat berbagai rute cycling dengan pemandangan yang beragam.
Apakah Jepang Ramah untuk Traveler yang Ingin Bersepeda?

Jepang termasuk negara yang cukup nyaman untuk traveler yang ingin menjelajah menggunakan sepeda.
Banyak daerah wisata menyediakan jalur khusus sepeda, fasilitas penyewaan, serta area pemberhentian yang mendukung perjalanan jarak pendek maupun panjang.
Dibandingkan perjalanan menggunakan kendaraan, sepeda memungkinkan kamu melihat desa kecil, area pertanian, garis pantai, hingga pemandangan alam dengan tempo yang lebih santai.
Beberapa alasan Jepang cocok untuk cycling:
Banyak tersedia layanan penyewaan sepeda di area wisata
Beberapa destinasi memiliki jalur cycling khusus yang aman dan nyaman
Tersedia fasilitas pendukung seperti minimarket, tempat istirahat, dan area parkir sepeda
Banyak rute menawarkan pemandangan alam yang indah di setiap musim
Namun, sebelum bersepeda di Jepang, traveler tetap perlu memahami aturan lalu lintas dan kebiasaan bersepeda agar perjalanan tetap aman.
Rekomendasi Rute Cycling Terbaik di Jepang
Berikut beberapa rekomendasi rute cycling yang bisa dipilih sesuai pengalaman dan gaya perjalananmu.
Shimanami Kaido — Bersepeda Melintasi Pulau dengan Pemandangan Laut

Shimanami Kaido merupakan salah satu rute cycling paling populer di Jepang. Jalur ini menghubungkan Kota Onomichi di Prefektur Hiroshima dengan Imabari di Prefektur Ehime melalui beberapa pulau kecil di Laut Pedalaman Seto.
Dengan panjang sekitar 70 kilometer, rute ini menawarkan pengalaman bersepeda melewati jembatan besar, pulau-pulau kecil, serta pemandangan laut yang indah.
Jalurnya juga memiliki fasilitas pendukung seperti tempat penyewaan sepeda dan area pemberhentian sehingga lebih nyaman untuk wisatawan.
Biwaichi — Mengelilingi Danau Terbesar di Jepang

Biwaichi adalah rute cycling yang mengelilingi Danau Biwa di Prefektur Shiga, danau terbesar di Jepang.
Dengan jarak sekitar 200 kilometer, rute ini menawarkan perjalanan dengan pemandangan danau yang luas, desa tradisional, area pegunungan, serta berbagai tempat wisata di sekitar Danau Biwa.
Pacific Cycling Road — Menyusuri Jalur Pantai Jepang

Pacific Cycling Road merupakan jalur cycling yang membentang di sepanjang kawasan pesisir Samudra Pasifik Jepang.
Rute ini menawarkan pengalaman bersepeda dengan pemandangan laut, kota-kota pesisir, serta lanskap alam Jepang.
Karena memiliki area yang luas, traveler dapat memilih bagian rute sesuai dengan waktu dan kemampuan bersepeda.
Toyama Bay Cycling Route — Menikmati Pemandangan Laut dan Pegunungan

Toyama Bay Cycling Route menawarkan kombinasi pemandangan laut dan pegunungan yang menjadi ciri khas Prefektur Toyama.
Sepanjang perjalanan, traveler dapat menikmati panorama Teluk Toyama dengan latar belakang Pegunungan Alpen Jepang. Rute ini memiliki suasana yang lebih santai dan cocok untuk menikmati keindahan alam tanpa terburu-buru.
Rute ini cocok bagi traveler yang ingin mencoba cycling ringan sambil menikmati pemandangan Jepang yang autentik.
Tokapuchi 400 — Cycling di Alam Luas Hokkaido

Tokapuchi 400 berada di kawasan Tokachi, Hokkaido, dan menawarkan pengalaman cycling dengan lanskap alam yang luas.
Traveler dapat melewati area pertanian, padang rumput, sungai, dan pemandangan pegunungan yang menjadi karakter khas Hokkaido.
Rute ini cocok untuk pecinta alam yang ingin merasakan suasana Jepang yang lebih rural dan jauh dari keramaian kota.
Tsukuba-Kasumigaura Ring-Ring Road — Rute Santai Dekat Tokyo

Bagi traveler yang mencari pengalaman cycling dekat Tokyo, Tsukuba-Kasumigaura Ring-Ring Road dapat menjadi pilihan yang menarik.
Rute ini memanfaatkan jalur bekas rel kereta dan mengelilingi area Danau Kasumigaura. Jalurnya relatif nyaman dengan pemandangan alam yang cocok untuk perjalanan santai.
Rute ini ideal untuk pemula, keluarga, atau traveler yang ingin melakukan day trip dari Tokyo.
Aturan Bersepeda yang Harus Ditaati di Jepang

Sebelum bersepeda di Jepang, perhatikan beberapa aturan dasar berikut agar perjalanan tetap aman dan nyaman:
Bersepeda di sisi kiri jalan, sesuai dengan aturan lalu lintas di Jepang.
Patuhi lampu lalu lintas dan rambu jalan, termasuk berhenti saat lampu merah.
Hindari menggunakan ponsel saat bersepeda untuk menjaga konsentrasi dan keselamatan.
Gunakan lampu sepeda saat malam hari agar lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lain.
Parkir sepeda di area yang disediakan untuk menghindari denda atau sepeda dipindahkan.
Informasi selengkapnya mengenai berbagai aturan tersebut bisa kamu baca di artikel ini.
Kebijakan Denda Bagi Pelanggar
Jepang telah menerapkan sistem denda baru bagi pengendara sepeda berusia 16 tahun ke atas yang melanggar aturan lalu lintas.
Sistem yang disebut “blue ticket” ini bertujuan meningkatkan keselamatan jalan dan mengurangi pelanggaran serta kecelakaan sepeda.
Beberapa denda yang berlaku:
Menggunakan ponsel saat bersepeda: ¥12.000
Melanggar lampu merah: ¥6.000
Bersepeda di sisi jalan yang salah: ¥6.000
Menggunakan payung atau earphone saat bersepeda: ¥5.000
Tidak menggunakan lampu saat malam hari: ¥5.000
Mengabaikan tanda berhenti: ¥5.000
Berboncengan atau bersepeda berdampingan: ¥3.000
Untuk pelanggaran serius seperti bersepeda dalam kondisi mabuk atau menyebabkan kecelakaan, pelaku dapat dikenakan denda hingga ¥300.000 atau hukuman penjara hingga satu tahun.
Dengan aturan baru ini, Jepang berharap pengendara sepeda lebih disiplin dan keselamatan di jalan semakin meningkat.