Update Batasan Powerbank di Pesawat Jepang 2026, Jangan Sampai Disita!

Image Banner

Jika kamu berencana terbang ke Jepang dalam waktu dekat, ada baiknya mulai memperhatikan aturan baru terkait barang bawaan di pesawat, khususnya soal powerbank.

Mulai April 2026, pemerintah Jepang akan memberlakukan aturan baru yang lebih ketat terkait penggunaan dan membawa powerbank di kabin pesawat.

Lalu, seperti apa detail pembatasannya?

Aturan Penting Mengenai Batasan Powerbank di Pesawat Jepang

Sebelumnya sudah sejak tanggal 8 Juli 2025 lalu, berbagai maskapai di Jepang mulai menerapkan kebijakan baru mengenai keberadaan powerbank di dalam pesawat mereka. Kebijakan baru ini meliputi hal-hal di bawah ini:

Powerbank Dilarang Dimasukkan ke:

  • Bagasi terdaftar (checked baggage).
  • Koper atau tas kabin yang tidak dibawa ke dalam kabin penumpang (tempat duduk).

Powerbank Wajib:

  • Dibawa dalam kantong plastik transparan, serta dibungkus dengan selotip atau pelindung isolasi untuk mencegah hubungan arus pendek.
  • Tidak disimpan di kompartemen bagasi kabin atas (overhead bin).
  • Disimpan di bawah kursi atau di area yang mudah dijangkau oleh penumpang.

Batas Kapasitas Power bank (Wh):

  • Power bank dengan kapasitas hingga 100 Wh diizinkan dibawa tanpa persetujuan dari maskapai.
  • Power bank berkapasitas 100–160 Wh memerlukan persetujuan dari pihak maskapai.
  • Power bank dengan kapasitas di atas 160 Wh dilarang dibawa ke dalam pesawat.

Maskapai Jepang yang Memberlakukan Aturan Powerbank Baru

Saat ini, terdapat 19 maskapai penerbangan asal Jepang yang mulai memberlakukan kebijakan baru terkait pembatasan power bank di pesawat. Adapun daftar ke-19 maskapai tersebut adalah:

Japan Airlines (JAL)

Skymark Airlines

ZIPAIR Tokyo

All Nippon Airways (ANA)

Fuji Dream Airlines (FDA)

Air DO

ANA Wings

Spring Japan

Air Japan

Nippon Cargo Airlines (NCA)

Peach Aviation

Solaseed Air

Japan Transocean Air (JTA)

Jetstar Japan

StarFlyer

Japan Air Commuter (JAC)

IBEX Airlines

The Scheduled Airlines Association of Japan (SAAJ)

J-Air



Update Batasan Powerbank di Pesawat 2026

Sebelumnya, berdasarkan ketentuan yang dirilis pada Juli 2025, penumpang diperbolehkan membawa powerbank dan mengisi daya perangkat melalui stopkontak di pesawat.

Mulai April 2026 nanti, aturan ini akan berubah; penumpang tidak diperbolehkan lagi menggunakan powerbank, baik untuk mengisi daya ponsel maupun untuk mengisi daya powerbank itu sendiri melalui stopkontak di kabin pesawat.

Itu artinya powerbank yang dibawa ke pesawat hanya boleh disimpan di dalam tas tanpa digunakan sama sekali.

Tujuan Diberlakukannya Batasan Powerbank di Pesawat Jepang

Penerapan batasan terhadap powerbank di pesawat Jepang bukanlah kebijakan yang muncul tanpa alasan. Kebijakan baru ini tentunya memiliki beberapa tujuan penting demi keselamatan dan kenyamanan penerbangan.Β 

  1. Mencegah Risiko Kebakaran atau Ledakan Akibat Baterai Lithium

Powerbank umumnya menggunakan baterai lithium-ion yang bisa menjadi sangat berbahaya jika mengalami panas berlebih (overheat), korsleting, atau kerusakan. Dalam kondisi ekstrim, baterai ini bisa meledak atau terbakar. Karena itu, pembatasan kapasitas powerbank bertujuan mengurangi risiko insiden serius di dalam pesawat.

  1. Meningkatkan Keamanan Kabin dan Penumpang Selama Penerbangan

Kabin pesawat adalah ruang tertutup dengan tekanan tinggi. Percikan api dapat berkembang menjadi situasi berbahaya yang mengancam keselamatan penumpang dan kru. Aturan baru ini melindungi semua orang di dalam pesawat agar penerbangan berlangsung aman dan lancar.

  1. Menghindari Insiden Kebakaran Pesawat yang Pernah Terjadi Sebelumnya

Kebijakan ini juga dibuat sebagai respons terhadap beberapa insiden nyata di dunia penerbangan. Salah satunya yang cukup parah adalah kasus kebakaran di pesawat Air Busan pada Januari 2025, yang disebabkan oleh ledakan dua powerbank di bagasi kabin.

Kejadian tersebut menjadi peringatan serius tentang bahaya perangkat elektronik berdaya besar seperti powerbank jika tidak diatur dengan ketat.