Bagaimana Memilih Onsen di Jepang? Kenali Jenis-Jenisnya Terlebih Dahulu
28 Mar 2026 • 10 min read
Annisa Roffina

Onsen bukan hanya pemandian air panas, tetapi juga bagian dari budaya Jepang.
Karena ada berbagai jenis onsen dengan aturan dan fasilitas yang berbeda, mengenalnya terlebih dahulu akan membantumu memilih yang paling sesuai.
Outdoor Onsen (Rotenburo)

Rotenburo adalah jenis onsen paling ikonik dan paling sering muncul di foto-foto Jepang — kolam air panas di luar ruangan, dikelilingi batu alami, pohon-pohon, dan langit terbuka.
Inilah "onsen sejati" yang paling banyak dibayangkan orang ketika mendengar kata onsen.
Yang membuatnya istimewa adalah atmosfernya: berendam di air 40–43°C sambil merasakan udara sejuk di wajah, mendengar suara alam di sekitar.
Saat musim gugur, hamparan daun merah mengelilingi kolam. Saat musim dingin, salju turun pelan di rambut sementara tubuh tetap hangat.
|
Aspek |
Detail |
|
Suasana |
Terbuka, alami, bisa di tepi sungai, hutan, atau dengan view gunung/laut |
|
Pakaian |
Tidak boleh memakai pakaian apapun — ini aturan standar onsen Jepang (kecuali yang khusus) |
|
Pemisahan gender |
Hampir selalu dipisah antara laki-laki (男湯) dan perempuan (女湯) |
|
Waktu terbaik |
Pagi hari (sebelum sarapan) atau malam hari — menghindari siang yang panas |
|
Etika penting |
Wajib bilas badan di shower area sebelum masuk kolam; handuk kecil tidak boleh masuk ke air |
|
Tato |
Kebanyakan rotenburo melarang pengunjung bertato — tapi beberapa yang modern sudah lebih fleksibel |
Rekomendasi rotenburo terbaik:
- Nyuto Onsen di Akita (hutan lebat, suasana paling "dalam")
- Kurokawa Onsen di Kumamoto (terbaik di Kyushu)
- Hampir semua ryokan di Hakone dan Kinosaki Onsen.
Indoor Onsen (Uchiburo)

Uchiburo adalah onsen yang berada di dalam ruangan tertutup — bisa berupa fasilitas bersama di dalam ryokan, public bath (sento) berbasis air panas alami, atau bagian indoor dari fasilitas onsen yang juga punya rotenburo.
Dibanding rotenburo, uchiburo lebih konsisten dalam hal suhu dan tidak terpengaruh cuaca. Ini membuatnya nyaman dinikmati kapan saja.
Banyak pengunjung memilih uchiburo sebagai "pemanasan" sebelum pindah ke rotenburo outdoor.
|
Aspek |
Detail |
|
Cocok untuk |
Pertama kali onsen, cuaca tidak mendukung di luar, atau yang lebih nyaman di ruangan tertutup |
|
Ukuran |
Biasanya lebih besar dari rotenburo — bisa menampung lebih banyak orang |
|
Fasilitas tambahan |
Sering dilengkapi shower area, cermin, dan produk perawatan kulit tersedia |
|
Suhu |
Lebih mudah diatur — biasanya 40–42°C yang konsisten |
|
Tipe bangunan |
Ada di ryokan, hotel onsen, dan sento (pemandian umum) di kota-kota dengan sumber air panas |
Private Onsen (Kashikiri Onsen)

Kashikiri Onsen adalah kolam onsen yang bisa disewa secara eksklusif untuk satu kelompok atau keluarga. Tidak ada orang asing yang berbagi kolam bersamamu.
Ini adalah solusi paling tepat untuk beberapa situasi yang sering dihadapi wisatawan Indonesia: pasangan yang tidak nyaman mandi terpisah, keluarga dengan anak kecil, atau wisatawan Muslim yang ingin pengalaman onsen tanpa harus melepas semua pakaian di depan orang lain.
Di kashikiri, kamu bahkan bisa memakai pakaian renang jika ryokan mengizinkan — tanyakan saat booking.
|
Aspek |
Detail |
|
Cara booking |
Biasanya pesan saat check-in atau reservasi jauh hari untuk slot favorit (biasanya malam hari habis duluan) |
|
Harga |
¥1.000–¥3.000 per jam tergantung ryokan dan fasilitas |
|
Durasi |
Biasanya per 45–60 menit, bisa diperpanjang jika slot berikutnya kosong |
|
Fasilitas |
Bisa berupa rotenburo privat (dengan view alam) atau uchiburo privat — tergantung ryokan |
|
Siapa yang paling cocok |
Pasangan, keluarga dengan anak, wisatawan Muslim, yang punya tato, atau yang pertama kali onsen |
|
Kata kunci saat booking |
Tanya: "Kashikiri wa arimasu ka?" (apakah ada fasilitas kashikiri?) |
Foot Bath (Ashiyu)

Ashiyu adalah versi paling sederhana dari onsen — hanya merendam kaki ke dalam air panas alami, sambil tetap berpakaian lengkap.
Tidak perlu pergantian pakaian, tidak ada aturan soal tato, dan hampir semua orang bisa langsung menikmatinya tanpa persiapan apapun.
Ashiyu tersedia gratis atau sangat murah di hampir semua kota onsen di Jepang — di tepi jalan, di dalam taman, di stasiun kereta, bahkan di dalam beberapa restoran.
- Biaya: gratis di banyak tempat, atau ¥100–¥300 di lokasi tertentu
- Durasi: 15–30 menit sudah cukup untuk merasakan efek relaksasinya
- Paling terkenal: jalan-jalan ashiyu di Kusatsu Onsen (Gunma), Beppu (Oita), Yufuin (Oita), dan Arima Onsen (Hyogo)
- Cocok untuk: semua usia termasuk lansia, anak-anak, atau yang ragu-ragu mencoba onsen penuh
- Etika: cuci kaki sebelum masuk, jaga kebersihan, jangan celupkan benda lain ke dalam air
Mana yang Harus Dipilih?
|
Jenis Onsen |
Level Privasi |
Pakaian |
Harga Rata-rata |
Cocok untuk |
|
Rotenburo |
Rendah (bersama orang lain) |
Tidak ada |
¥500–¥1.500/masuk |
Yang ingin pengalaman autentik dan tidak keberatan mandi bersama |
|
Uchiburo |
Rendah–Sedang |
Tidak ada |
¥500–¥1.200/masuk |
Yang lebih nyaman dalam ruangan, cuaca tidak mendukung |
|
Kashikiri |
Tinggi (eksklusif) |
Bebas (bisa swimwear) |
¥1.000–¥3.000/jam |
Pasangan, keluarga, wisatawan Muslim, yang bertato |
|
Ashiyu |
Sedang (bersama tapi berpakaian) |
Pakaian lengkap |
Gratis–¥300 |
Semua orang — tidak ada syarat khusus |
Memilih onsen yang tepat akan membuat pengalaman berendam di Jepang terasa lebih menyenangkan.
Sesuaikan jenis onsen dengan kebutuhan dan kenyamanan agar bisa menikmati salah satu budaya Jepang ini secara maksimal.