Aturan Baru Kartu Pokemon Jepang: Facial Recognition untuk Pembelian

Transportation

28 Mar 2026 • 10 min read

A

Annisa Roffina

Pembelian kartu Pokémon di Jepang kini mulai menerapkan facial recognition untuk mengatur akses dan mencegah pembelian berlebihan. Lantas, bagaimana aturan barunya dan apa yang perlu diketahui kolektor sebelum membeli?

Mengenal Aturan Facial Recognition di Pokémon Card Store Jepang

Mulai akhir Juli 2026, Pokémon Card Store di Jepang menerapkan sistem facial recognition untuk mengatur akses masuk dan pembagian tiket masuk.

Sistem ini ditujukan bagi pengunjung usia sekolah dasar ke atas dan digunakan saat masuk toko maupun saat menerima tiket masuk.

Melalui sistem ini, satu orang hanya diperbolehkan masuk dan menerima satu tiket masuk sebanyak satu kali dalam sehari.

Jika sistem mendeteksi orang yang sama mencoba masuk atau mengambil tiket lebih dari sekali, akses masuk dapat ditolak.

Mengapa Pokémon Card Store Jepang Menerapkan Facial Recognition?

Penerapan facial recognition dilakukan untuk menciptakan lingkungan belanja yang aman dan adil, sekaligus mencegah penyalahgunaan aturan masuk dan pembelian.

Sistem ini membantu toko mendeteksi pengunjung yang mencoba masuk beberapa kali atau mengambil lebih dari satu tiket dalam sehari.

Aturan ini menjadi penting karena produk Pokémon Card yang populer sering memiliki stok terbatas.

Dengan membatasi akses satu orang satu kali sehari, kesempatan mendapatkan produk diharapkan menjadi lebih merata bagi para penggemar.

Apa Saja Aturan Baru di Pokémon Card Store Jepang?

Beberapa aturan yang perlu diperhatikan pengunjung adalah:

  • Facial recognition berlaku untuk pengunjung usia sekolah dasar ke atas.

  • Anak usia prasekolah tidak perlu menjalani facial recognition, tetapi harus didampingi orang tua atau wali.

  • Setiap orang hanya boleh masuk toko satu kali sehari.

  • Setiap orang hanya boleh menerima satu tiket masuk per hari.

  • Jika sistem mendeteksi pengunjung yang sama masuk atau mengambil tiket lebih dari satu kali, akses masuk dapat ditolak.

  • Jika ingin keluar sementara, misalnya ke toilet, pengunjung harus memberi tahu staf terlebih dahulu agar dapat masuk kembali.

  • Jika keluar tanpa memberi tahu staf atau meninggalkan toko sebelum melakukan pembayaran, pengunjung tidak diperbolehkan masuk kembali.

  • Persetujuan terhadap sistem facial recognition dan aturan toko merupakan syarat untuk masuk dan menerima tiket.

Terkait privasi, Pokémon menyatakan bahwa sistem akan mengambil data gambar wajah dan jumlah kunjungan.

Data tersebut akan dikelola untuk tujuan yang diperlukan dan dihapus setelah periode tertentu.

Apakah Wisatawan Bisa Membeli Kartu Pokemon Jepang?

Wisatawan tetap bisa mengunjungi dan membeli Pokémon Card di Jepang, selama memenuhi aturan yang berlaku di toko.

Facial recognition tidak secara khusus ditujukan untuk warga negara Jepang saja, melainkan diterapkan kepada pengunjung yang termasuk dalam kelompok usia yang ditentukan.

Namun, wisatawan perlu memahami bahwa menyetujui sistem facial recognition merupakan salah satu syarat untuk masuk dan menerima tiket. Jika tidak menyetujui aturan tersebut, pengunjung tidak dapat masuk.

Jadi, jika kamu ingin berburu kartu Pokémon saat liburan ke Jepang, pastikan memahami aturan masuk, sistem tiket, dan batas pembelian di toko yang ingin dikunjungi.

Pokémon Card Store Mana Saja yang Menerapkan Facial Recognition?

Penerapan facial recognition ini diperkenalkan pada lima Pokémon Card Store yang dibuka pada 31 Juli 2026. Kelima lokasi tersebut adalah:

  1. Pokémon Card Store in Aeon Mall Natori – Miyagi
  2. Pokémon Card Store in Chofu PARCO – Tokyo
  3. Pokémon Card Store in Aeon Mall Higashiura – Aichi
  4. Pokémon Card Store in Aeon Mall Hiroshima-Fuchu – Hiroshima
  5. Pokémon Card Store in Aeon Mall Chikushino – Fukuoka

Kelima toko tersebut merupakan pop-up store yang dibuka untuk periode terbatas hingga 16 Agustus 2026.

Catatan: Karena aturan dan lokasi Pokémon Card Store dapat berubah, sebaiknya cek pengumuman resmi sebelum berkunjung, terutama jika tujuanmu adalah membeli produk yang stoknya terbatas.